Adu Nasib Sang Ahli Kunci

Pak Adi mangkal di D.I Pandjaitan Samarinda


Kerasnya perjuangan hidup mengharuskan setiap orang memberdayakan segala kemampuan dirinya. Apapun keahlian yang dimiliki harus dapat dimaksimalkan demi sesuap nasi.


produksispot.blogspot.com - Tidak terkecuali pria yang satu ini. Namanya Adi. Terlihat tidak begitu tua. Secara fisik juga masih segar. Beliau sudah berkeluarga. Dikarunia seorang anak berusia 2 tahun.

Siang itu, saya mampir ke lapak sederhana Pak Adi karena satu keperluan. Kebetulan ingin menduplikasi kunci motor. Meskipun akhirnya ngga jadi. Karena si empunya motor, kemanakan saya, ternyata masih nyimpan kunci serepnya. "Tapi ngga apa ya Pak Adi, saya manfaatkan ngobrol santai sebentar sama bapak, sebelum lanjutkan perjalanan ke kantor", begitu saya katakan ke beliau sesaat setelah dapat kabar dari rumah perihal kunci serep.

Pak Adi mengaku tinggal di bilangan jalan Damanhuri. Setiap hari mangkal di pinggir jalan D.I Pandjaitan. Tepatnya di depan SDI Bunga Bangsa. Kecuali saat cuaca tak bersahabat, pria pendiam ini memilih balik pulang ke rumah.

Ditanya pendapatannya sebagai ahli kunci, Pak Adi secara umum mengatakan pas-pasan saja. Kalau sepi, sekitar 100 ribuan /  hari. Sedangkan kalau lagi ramai, pendapatnnya bisa naik 3 sampai 4 kali lipat.

Pak Adi saat menunggu costumer jasanya

Dilihat-lihat, tools yang dipergunakan cukup sederhana. Kalau dihitung termasuk satu unit sepeda motornya, modal membuka usaha ini tergolong tidak terlalu besar. Sekitar 6-8 jutaan. Itupun menurutnya semua perkakas itu dikumpul secara bertahap. Dicicil satu persatu dulu belinya. Barulah bisa menjadi lebih lengkap seperti sekarang.

"Oke lah Pak, ngga kerasa sudah hampir jam 11, saya harus lanjut dulu," kata saya berniat mengakhiri perbincangan. "Mudah-mudahan lancar dan sukses usahanya ya Pak. Maaf ni sekali lagi, belum jadi bikin kuncinya," tambah saya, sedikit sungkan. Tetapi dengan ramah Pak Adi menjawab, " Oh iya, ngga apa-apa."

Nah sahabat, begitulah sedikit tentang Pak Adi, seorang ahli kunci yang sempat jadi teman ngobrol saat itu. Oh ya bagi sahabat pembaca yang mungkin punya keperluan soal kunci-mengunci :) bisa langsung kontak aja ke no hp beliau yah. Seperti yang tertulis diplang nama dibelakang motornya, 0813 450 80384.

Kita doakan yuk, siapapun saudara kita yang tengah menempuh jalan usaha seperti Pak Adi, senantiasa dikaruniakan kesehatan supaya bisa terus bekerja. Selalu dibimbing berada dalam kebaikan dan dikuatkan tetap gigih berikhtiar. Aamiin.

Sekian dulu ya Sob, moga manfaat. Tak lupa juga, moga sukses untuk kita semua.

Wassalam.

3 Tempat Khusus Ini Bisa Bantu Jaga Rasa Syukur

Kehidupan adalah anugerah terindah


Hidup itu selalu berdinamika. Susah senang, bahagia sedih, selalu berganti. Tak terkecuali juga dengan rasa syukur sebagai sumber kebahagiaan dalam hati kita. Kadang naik, kadang turun.


produksispot.blogspot.com
- Sahabat, jika sudah mulai merasa hampa, hambar, bad mood, tidak bersemangat, kurang bergairah menjalani hidup, perlu dicermati bahwa mungkin kita sedang mengalami yang namanya penurunan kualitas kebahagiaan. Ya bahagia itu penting. Bahagia, ceria, bagi saya adalah modal dasar menjalankan segala aktifitas hingga bisa berjalan lancar dan sukses. Tanpa rasa bahagia, senang, gembira, menjadikan seseorang itu mudah sekali murung, merasa useless, tak punya daya juang dalam menggapai cita dan keinginannya lewat aktifitas yang dijalani.

Lalu pertanyaanya sekarang, bagaimana cara supaya kita bisa atau tetap bahagia ? Yup. Jawabnya adalah dengan menjaga rasa syukur yang ada dalam hati dan fikiran kita. Nah, harus diakui memang terkadang hal inilah yang agak sukar dilakukan. Ketika kita harus menjaga rasa syukur itu. Tindakan apa yang mesti dilakukan ? Ini yang tidak jarang biasanya menjadi masalah tersendiri.

Ok sob, tenang. Dikesempatan kali ini saya ingin sekedar berbagi satu resep mujarab nih. Tips praktis menimbulkan atau memelihara rasa syukur, biar kita tetap bahagia. Syukur-syukur kalau bisa membantu. Memang sederhana sekali. Tidak perlu kursus-kursusan. Tidak perlu dengan menyimak paparan sedemikian dari para motivator handal. Cukup diri sendiri saja. Ya sendiri saja. Yakni dengan merenung. Yah kirain. Tapi eeet, ini serius lo. Ya. Cukup dengan berdiam sejenak, tafakkur berkualitas ! Merenung tentang 3 tempat "menakjubkan" ini. Hadirkan dalam fikiran dan hati kita. Ngga pake lama. Cukup sekejab saja. Jika kita memang benar dalam meresapinya, hasilnya luar biasa. Seketika hatipun lebih lapang, lega. Praktiskan ? Mau coba ?

Nah, coba deh kita lihat. Apa saja ketiga tempat paling berharga itu dan mari renungkan.

Yang pertama, penjara.


Penjara

Sama sekali tidak dengan maksud "mensyukur-syukuri" siapapun mereka yang mendekam dipenjara. Semua adalah ujian dengan takaran yang sesuai dari yang Maha Adil pada siapapun yang dikehendakiNya. Siapapun bisa mengalaminya. Tinggal sekarang bagi kita sendiri. Jauh lebih penting ketika mata diperlihatkan pada penjara adalah agar dapat menjadi pelajaran. Betapa besar nikmat kebebasan yang kini kita nikmati. Sudahkah kita camkan nikmat besar berupa kemerdekaan ini ?

Yang kedua, rumah sakit.


Rumah sakit

Sama halnya dengan tempat yang pertama tempat khusus seperti rumah sakit juga dapat membantu mengingatkan betapa besar arti nikmat sehat yang ada saat ini. Tugas kita bagaimana menjaganya, sembari turut mendoakan saudara yang kini masih terkulai sakit agar cepat pulih kembali. Saat melihat atau berada ditempat ini, apa yang ada dibenak atau bagaimana perasaan sahabat ?

Yang ketiga, kuburan.



Tempat seperti kuburan, ternyata juga bisa "spontan" bangkitkan semangat dan rasa syukur jika kita mau merenung. Tidak yang cuma sambil lewat. Betapa tidak. Disini, siapapun yang ada didalamnya sudah tak mampu berbuat apa-apa lagi. Bahkan untuk hanya sekedar berkata dalam hatipun mereka sudah tak dimampukan. Itulah kematian. Maka beruntung bagi kita yang dapat mengambil pelajaran dibalik "kenyataan" alam kubur. Kita masih diberi kesempatan berbuat baik, beramal dan melakukan hal-hal bermanfaat. Tidak saja demi menata dunia tetapi juga kehidupan akhirat kelak. Mudah-mudahan kita selalu terbimbing, dimampukan melakukannya. Aamiin.

Nah sahabat, simpel kan ? Terlalu sederhana malah. Namun saya percaya dengan perenungan yang benar, kita pasti akan mendapatkan manfaatnya. Berusaha mengambil pelajaran positif dari banyak hal yang kita lihat, alami dan rasakan walau hanya dari hal sederhana sekalipun untuk memupuk rasa syukur. Dengan itu diharapkan pada akhirnya mampu mengantarkan kita meraih bahagia sesungguhnya. Insya Allaah.

Sekian dulu paparan sederhana ini dan tak lupa terima kasih telah berkenan membaca. Semoga bermanfaat.

Wassalam.



Pics by : flickr

Bersyukur, Jalan Meraih Kebahagiaan

Tempat yang paling berharga dalam kehidupan

Jujur. Kita sering mengeluh. Baik itu disadari maupun tidak. Manusiawi sih, sepanjang keluhan itu tidak sampai mengganggu pola sikap dan fikiran positif kita. Adalah wajar-wajar saja mengeluh. Asalkan, jangan sampai menghilangkan rasa syukur dan ingat kita padaNya yang semestinya tetap ada.


produksispot.blogspot.com - Disatu sore saya buka-buka media sosial. Biasa, killing time waktu bersantai di rumah. Hingga kemudian saya ketemu satu postingan seorang teman yang isinya sangat menggugah. Terus terang saya tertarik sekali.

Salah satu poin penting yang dapat saya tangkap adalah tentang hikmah. Adalah dibalik apapun keadaan itu, pasti mengandung hikmah. Pasti ada manfaatnya demi kebaikan seseorang itu sendiri.

Bahwa sebenarnya, ternyata apapun yang dialami seseorang dalam kehidupannya, mau itu yang membahagiakan atau menjengkelkan, yang sesuai keinginan atau mengecewakan, hakikatnya tetap merupakan "nikmat" dan "karunia" dariNya. Mengapa demikian ? Karena DIA maha tahu apa yang terbaik untuk kita. Kita (harus) yakin, apa yang menurut kita baik, belum tentu menurutNya. Demikian pula sebaliknya. Apa-apa yang kita anggap tidak baik, belumlah tentu seperti itu pula menurut pandanganNya bagi diri kita.
Nothing But Love

Sebagai ilustrasi.

• Seorang yang telah memiliki mobil, bagaimanapun keadaannya tetap bersyukur karena dapat terhindar dari panas dan hujan kala bepergian. Terlebih saat melihat saudaranya yang baru bisa punya sepeda motor.

BACA JUGA 3 Tempat Khusus Ini Bisa Bantu Jaga Rasa Syukur

• Yang sudah punya motor, betapa nyamannya. Bisa mobiling kemana-mana. Tinggal melintir gas, praktis bisa sampai ke tempat tujuan dengan cepat. Syukur pada pandangan batin, ketika melihat saudara yang masih bersepeda.

• Yang bersepedapun tak perlu kecil hati. Masih lebih cepat berkayuh pedal daripada berkayuh langkah kaki. Rasa syukurpun tetap mantab, ketika melihat saudara yang lain yang cuma bisa berjalan kaki.

• Yang cuma berjalan kaki kemana-mana juga ngga harus hilang rasa syukur. Karena sadar, ketika ingat saudara yang lain yang diuji dengan cacat atau lumpuh kedua kakinya. Kemana-mana memakai kursi roda. Menjadi agak susah bergerak. Lebih ribet. Bahkan mungkin harus selalu bergantung pada bantuan orang lain.

• Yang berkursi rodapun ternyata tetap patut bersyukur karena tahu ada sahabat yang mengalami lumpuh seluruh tubuhnya. Tidak bisa bergerak. Hanya kedua bola mata sebagai alat pemberi isyarat jika menginginkan sesuatu.

• Bahkan yang lumpuh sekujur badanpun tetap punya rasa syukur, karena masih diberi umur, karunia hidup. Terlebih saat dia tahu bahwa baru saja sahabat dekatnya telah "berpulang" kembali padaNya yang dengan itu akan memutus semua jalan-jalan amal kebaikannya.

Nah sahabat, dititik terakhir itulah yakni kematian, membuat seseorang itu sudah tidak mungkin lagi untuk bersyukur. Seperti kata teman saya dalam postingannya, "... hanya orang matilah yang tidak bisa bersyukur. Lalu mengapa kita tidak bersyukur ? Apakah kita sudah mati ... ?" Kalaupun ini mungkin merupakan sebuah pertanyaan yang membutuhkan jawaban, tentu sahabat semua sudah tahu jawabannya. Dalam diri kita, dalam hati kita masing-masing.

Syukur adalah kunci sukses. Hanya dengan syukur hidup akan bahagia. Dengan jalan bersyukur maka keselamatan hidup di dunia dan akhirat dapat diraih. Insya Allaah. Ya Allaah, karuniakan kemampuan kepada kami agar pandai bersyukur. Selalu bersyukur. Aamiin, aamiin, ya Robbal 'aalamiin.



Pics by : flickr

Resah, Gelisah, Hampa ? Jangan Salahkan Siapapun

Kegelisahan disebabkan karena sikap pribadi
Sumber foto : flickr

Diantara sekian banyak faktor penyebab kegundahan dan keresahan hati ternyata lebih banyak disebabkan karena pola sikap diri sendiri. Bukan dari orang lain atau hal apapun diluar diri.


produksispot.blogspot.com - Saat hati terasa gundah gulana, resah dan gersang, semua terasa hambar. Tak ada harapan, tak bersemangat dan kosong dari kegairahan. Kalau sudah begini maka apapun yang dilakukan akan terasa tidak menyenangkan. Banyak diantara kita mungkin langsung berusaha "mengkambing hitamkan" sesuatu yang ada disekitar, termasuk orang lain sebagai penyebab ketidak nyamanan itu. Padahal, semua yang dirasakan sebenarnya hanya merupakan pantulan cermin apa yang bersemayam di hati kita sendiri. Pantulan itu akan terang, indah, bercahaya jika terbit dari bersihnya hati. Kebeningan jiwa. Kelurusan dan ketulusan niat. Maka demikian juga sebaliknya.

Hal yang paling mengkhawatirkan dari keadaan ini adalah jika kita sampai terjebak lebih jauh untuk berprasangka buruk. Tidak saja pada sesama hamba beriman. Tetapi juga padaNya. Maha Suci DIA dari ketergantungan pada apapun. Padahal justru hal inilah tanpa kita sadari yang merupakan pangkal dari semua kesengsaraan hati. Hampanya jiwa. Siapa yang mau terbenam dalam keadaan seperti ini ? Semua pasti akan sumpek. Merasa tidak nyaman.

Nah sahabat, jika kita berprasangka buruk kepada Allah maka pasti kita menjadi gelisah. Demikian juga jika kita berprasangka buruk kepada orang yang beriman. Hati kita akan tidak enak. Kalau hati kita sudah merasa gelisah, capek, gersang maka baiknya segera sadari bahwa sebenarnya ada sesuatu yang salah.

Sadarkah kita bahwa pemicu rasa gelisah, tidak tenang atau hati yang gersang adalah karena sikap diri kita sendiri ? Suka mengorek-ngorek informasi, serba ingin tahu, kepo tentang diri orang lain. Apalagi jika kita sama sekali tidak punya kepentingan untuk mengetahuinya selain hanya untuk memenuhi rasa ingin tahu semata. Ingin tahu aib atau kekurangan orang lain kemudian membicarakannya dengan teman sembari berbisik-bisik. Sungguh tidak ada hak kita untuk melakukan itu. Inilah sebenarnya yang kemudian mengundang rasa resah dan tidak tenang yang menjerat hati kita. Wallaahu a'lam.

Baik sahabat, kiranya cukup jelas. Kira-kira apa yang menyebabkan hati kita galau, resah, gundah dan hampa ? Mari sama-sama kita berinterospeksi diri. Akhirnya terima kasih sudah membaca dan tak lupa sukses selalu untuk sahabat semua.

Wassalam. 



Sumber    : smstauhiid

Geliat Relawan KPPS Sumbang Sepatu Sekolah

H Mahyuddin Wakil Ketua MPR RI serahkan sumbangan
H Mahyuddin ST,MM selaku pembina komunitas
Kami Peduli Pelajar Sangatta (KPPS) serahkan simbolis sumbangan sepatu sekolah

Gerakan sukarela komunitas Kami Peduli Pelajar Sangatta (KPPS) terus berlanjut. Kini sumbangan diserahkan untuk siswa-siswi 3 (tiga) Sekolah Dasar di kota Sangatta, Kutai Timur, Kaltim.


produksispot.blogspot.com - Kegiatan komunitas ini selintas mungkin terlihat sederhana. Melihat lalu kemudian membantu dengan gotong royong. Tapi tahukah sahabat "sesuatu" dibalik itu semua ?

Seperti yang dituturkan ketua komunitas KPPS, Mega Kahlil Usman bahwa dia dan rekan serta jajaran Pembina menginginkan peraihan tujuan besar. Bahkan sangat istimewa. Yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.

Mengapa demikian ? Apa hubungannya, antara sumbangan sepatu dengan kecerdasan ?

Ya. Kecerdasan, kejelian berfikir, juga kecemerlangan prestasi sangat ikut dipengaruh oleh rasa percaya diri masing-masing pribadi. Kepercayaan kepada diri sendiri tentunya harus diimbangi dengan kelayakan sarana prasarana yang dimiliki.
"Hal itulah yang menjadi pokok permasalahan sebagai pokok penggerak terbentuknya komunitas Kami Peduli Pelajar Sangatta." kata Mega.
Ketua KPPS Mega Kahlil Usman saat memberi sambutan
Ketua KPPS, Mega Kahlil Usman saat memberikan sambutan.

Ibu dua anak ini lalu juga menghimbau kepada semua yang berkemampuan untuk bersama-sama lebih peduli, saling membantu meningkatkan kelayakan sarana dan prasarana, khususnya bagi para pelajar guna menghasilkan generasi yang percaya diri. "Percaya kita mampu berprestasi. Percaya bahwa kita mampu cerdas dan gemilang. Pun dalam KPPS sendiri bahwa kita mampu berbuat memajukan negeri ini walau dengan hal sederhana" tambahnya.

Kami Peduli Pelajar Sangatta (KPPS) pada Senin, 13 November 2017 kembali menyerahkan bantuan untuk 3 (tiga) sekolah sekaligus. Masing-masing untuk SD filial 002, SD filial 007, dan SDN 007 Sangatta Selatan, Kutai Timur.

Ada 174 pasang sepatu, 67 buah tas, dan 53 seragam yang telah diserahkan langsung. Secara simbolis dilakukan oleh Pembina KPPS H Mahyuddin, ST,MM yang saat ini menjalankan amanah sebagai Wakil Ketua MPR RI.
Suasana saat sambutan Pembina KPPS
Suasana saat Pembina KPPS memberikan sambutan didampingi unsur
Dinas Pendidikan Sangatta serta undangan lainnya.
Ditambahkan Mega lagi bahwa sumbangan yang diberikan kali ini merupakan donasi terbesar KPPS sejak terbentuk satu setengah tahun lalu. Rasa terima kasih Mega sampaikan kepada seluruh rekan yang sudah berpartisipasi mensukseskan acara, terkhusus pula terimakasih untuk Bapak H Mahyudin, ST,MM dan bunda Tri Untiastuti. Ke depannya KPPS dengan bantuan semua pihak bersama donatur sedang mempersiapkan program baru bertajuk "Gerakan 1000  Sepatu".  Mudah-mudahan dapat terlaksana.
Saat menunggu Pembina tiba di tempat acara
Sebagian pengurus dan Pembina KPPS saat persiapan
acara penyerahan bantuan di SDN 007 Sangatta Selatan, Kutai Timur.
Maju terus KPPS, pantang surut wujudkan impian membagi kebaikan. Semoga senantiasa dalam petunjuk dan pertolongan Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap niat dan langkah kegiatannya. Aamiin.

Sekian dulu sahabat Bloggin Up, terima kasih sudah membaca. Tetap semangat dan Wassalam.



Sumber : Mega Kahlil Usman
Foto       : Dokumentasi KPPS


Maksimalkan Foto Untuk Promosi, UMKM Kursus Sederhana Fotografi

Kursus Kilat Sederhana Fotografi
Peserta Kursus Sederhana Fotografi dari UKM Pabanet Sangatta
antusias ikuti arahan instruktur

Sebanyak 10 peserta perwakilan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mitra Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Pama Banua Etam mengikuti pelatihan fotografi sederhana di kantor LPB, Desa Swarga Bara, Sangatta Utara, Kutai Timur.


produksispot.blogspot.com - Pelatihan yang dilaksanakan beberapa bulan lalu ini berlangsung kilat selama kurang lebih 7 jam. Instrukturnya berasal dari komunitas fotografer kota Bontang yaitu M Ilham Parma dan Susan Nurlita Oktavia.

Hingga saat ini masih banyak UMKM yang terkendala trik memotret sederhana dan murah namun menghasilkan foto menarik layaknya foto studio. Untuk itulah, UMKM kemudian diajarkan bagaimana tehnik pengambilan gambar yang baik sehingga dapat menghasilkan karya foto menarik meski menggunakan sarana sederhana. Cara ini sangat penting mengingat penampilan foto produk yang apik, sedikit banyak akan ikut berpengaruh pada minat viewers atau pembaca. Salah satunya di media sosial.

Cara yang ada selama ini, biasanya para pelaku UMKM melakukan pemotretan produk secara simpel. Bahkan mungkin terkesan seadanya. Belum begitu memperhatikan beberapa aspek seperti sudut atau pencahayaan. Padahal kalau foto dari produk bisa dimaksimalkan tentu akan lebih dapat memancing minat calon costumer. Kalau promosi maksimal dengan foto-foto yang bagus, penjualan produk diharapkan bisa lebih terangkat.
Membuat Light Box
Cara membuat Light-Box oleh instruktur
Setelah kursus singkat dan sederhana ini diharapkan para pelaku UMKM khususnya mitra LPB Pabanet memiliki anggota yang lebih terampil memanfaatkan media foto sebagai penyampai pesan promotif kepada khalayak. Yang pada akhirnya mampu mendongkrak hasil penjualan sekaligus kualitas produk andalan masing-masing.

Selamat berfotografi.



Sumber : Buletin LPB Pama Banua Etam 2017

Do'a Dari Seorang Sahabat


Do'a dari seorang sahabat yang begitu menggugah, mengingatkan. Didalamnya tercermin bagaimana seharusnya seorang hamba, menghambakan diri, sadar akan kelemahan dan ketidakberdayaan dihadapan sang pencipta. Sang maha pengatur semua hal. 


produksispot.blogspot.com - Saya terkesan dengan sebuah untaian do'a ini. Do'a yang intinya memohon pertolongan bisa jujur memandang diri sendiri. Tulus menyempurnakan muamalah seraya memohon dikuatkan dalam azam memperbaiki diri. Pentauhidan akan DIA yang maha berkuasa diatas segalanya.

___________________________________________________________________

Allahumma sholli'ala sayyiidina Muhammad, wa'ala 'aali sayyiidina Muhammad

Yang aku takut, hatiku kian mengeras dan sulit menerima nasehat namun sangat pandai menasehati.

Yang aku takut, aku merasa paling benar sehingga merendahkan yang lain.

Yang aku takut, egoku terlalu tinggi hingga merasa paling baik diantara yang lain.

Yang aku takut, aku lupa bercermin namun sibuk berprasangka buruk kepada yang lain.

Yang aku takut, ilmu akan membuatku menjadi sombong, memandang rendah yang berbeda denganku.

Yang aku takut, lidahku makin lincah membicarakan aib saudaraku namun lupa dengan aibku yang menggunung dan tak sanggup kubenahi.

Yang aku takut, aku hanya hebat dalam berkata namun buruk dalam bertindak.

Yang aku takut, aku hanya pintar dalam berdakwah namun sulit untuk mentaati.

Yang aku takut, aku hanya cerdas dalam mengkritik namun lemah dalam menginterospeksi diri sendiri.

Yang aku takut, aku membenci dosa orang lain namun saat aku sendiri berbuat dosa aku enggan membencinya.

Ya Allaah, ya tuhanku ...
Aku berlindung padaMu dari kelemahanku sendiri.

Lembutkanlah hatiku dan redam egoku.

Jauhkan aku dari sifat berbangga diri, hasad, iri dan dengki.

Yaa Allaah, yaa Robbi, sungguh aku memohon hidayah dan ampunanMu.

Bihaqqi nabiyyika wa habiibika wa rosuulika, sayyidina Muhammad.

Aamiin ya Robbal'aalamiin.

___________________________________________________________________


Oleh    : Irvan Maulana
Editor : Agus Parawansa