Blog Itu Adalah Semangat Berbagi

Boy ans fly

Kalau punya waktu luang, sempatkan saja menulis. Publikasikan ke blog. Mungkin itu yang berlaku sekarang difikiran saya. Beda sama dulu. Mau nulis-menulis itu kerasa males banget. Tetapi setelah coba "nge-Blog" ternyata asyik juga. 


produksispot.blogspot.com - Padahal kuliah di Jurnalistik. Harusnya gemar menulis. Tapi entah kenapa setiap kali mau nulis selalu diserang penyakit "M" a.k.a Malas. Susah banget memfokuskan topik tulisan. Rasanya muter-muter. Makanya ngga heran kalau dikatakan "menulis" itu perlu keterampilan khusus disamping juga harus bermodal bakat.

Mungkin masalah kecenderungan yang agak beda. Kalau para jurnalis media cetak, sudah pasti gape banget yang namanya tulis-menulis. Sementara saya sendiri sadar kecenderungan pribadi ke jurnalistik radio. Ya Alhamdulillaah bisalah sedikit membuat script-writer spot radio. Pernah juga sebentar jadi penulis  berita "straight-news" untuk koran. Tetapi memang sejauh pengalaman saya yang sangat terbatas ini sepertinya menulis berita singkat seperti itu jauh lebih simpel dari nulis artikel.

Tak berhenti untuk terus belajar
Bloggin Up - Semangat Berbagi
Tetapi ya sudahlah yang dulu biarlah berlalu. Jauh lebih penting, menjalani apa yang sekarang ada saja. Dulu sempat coba membuat blog pertama kali tahun 2010 (thanks to blogger-google yang sudah mencantumkan tahun pertama blog saya. Jadi ingat deh kapan pertama ngeblognya. Hehe... ) Walau itupun cuman baru sekedar bikin judul blognya doang. Ngga sempat ngup-date. Jadi isinya ya begitulah.

Sekarang keinginan nulis artikel (sambil terus belajar) lebih kuat. Jadinya  ya dengan nge-blog ini. Tapi serius beneran ngga sih ? hihi... Pokoknya berusaha membagi pengalaman apa sajalah yang kira-kira bisa manfaat buat orang lain. Istilah saya langsung di "Bloggin Up" saja.

Bagi saya pribadi cukup lakukan yang terbaik. Luruskan niat, sempurnakan ikhtiar. Sudah. Selebihnya saya serahkan padaNya. Keinginan saya menulis untuk memanfaatkan fasilitas blogger dengan sebaik-baiknya. Mengikuti norma bagaimana nge-blog yang baik, isi dengan tulisan orisinil, kemukakan dengan jelas dan niat yang lurus supaya berfaedah. Semoga.

Oh ya satu lagi yang penting, selalu positif thinking. Tetap optimis ngga pake pesimis. Semangat untuk bisa memberi, bukan menerima. Akuuurr....

Tetap semangat sahabat semua. Sekian dulu artikel sederhana Blog Itu Adalah Semangat Berbagi ini. Have a nice blogging. :)

Pictured by : Bernal Saborio



Cara Saving File Audio di Cool Edit Pro

Hal penting lainnya dalam rangkaian proses editing adalah penyimpanan atau saving file. Ini adalah tahap penutup proses kerja yang turut menentukan. Kenali caranya supaya kualitas file audio yang dibuat tetap "aman".



produksispot.blogspot.com - File suara sudah disetting bagus, tapi tiba-tiba waktu mau dipake lagi, eh keluarnya koq malah jadi seperti suara file kompresan. Iya kalau narasi pendek, gampang kalau memang harus take ulang. La kalau bentuknya dialog yang lumayan panjang dan melibatkan banyak orang waktu rekamannya ? Wah wah ... mending simpan aj dah dulu tu malu baik-baik, ketimbang nekat minta para pengisi suara ngumpul lagi buat rekaman ulang. ~ Uhuk...uhukk...

Ternyata lumayan repot ya. Padahal cuman masalah saving file. Nah sekedar berbagi cara saving nih buat sahabat.

Setelah proses rekaman selesai perhatikan cara menyimpan file audio sahabat khususnya file tunggal dibilah Single Wave.

- Klik tab File dipojok kiri atas, klik Save As, lalu akan muncul papan pilihan setting seperti gambar berikut :

Option saving file
Papan setting Save As dibilah Single Wave Cool Edit Pro

- Tentukan directory / folder penyimpanan (dalam lingkaran kiri atas).

- Tentukan jenis file audio sahabat. Bisa wav,mp3, dll, sesuai kebutuhan (dalam lingkaran kiri bawah).

- Nah selanjutnya adalah tahap krusial. Upayakan selalu jangan lupa mengecek ukuran Bitrate dan Sampel Rate file audionya. Klik di tab Option bagian kanan bawah layer single wave (dalam lingkaran kanan bawah).

- Setelah tab option itu diklik, maka akan muncul lagi papan pilihan setting Bitrate, Sample Rate dan jalur audio (stereo/mono). Seperti pada penampakan berikut :


Pilihan bitrate
Papan pilihan setting di tombol Option file audio Cool Edit Pro



- Pada contoh ini penulis memilih jenis file mp3 dengan setting Bitrate : 128 Kbps, Sample Rate : 44.100 hz dan jalur : stereo. Ini adalah nilai standart yang biasanya digunakan dalam broadcasting.

- Terakhir, kalau sahabat sudah pilih settingnya, baru klik OK.

Maka jadilah file audio yang "aman". File sudah tersimpan sebagai file dengan standart kualitas suara seperti yang diinginkan, tanpa khawatir akan berubah kualitasnya saat akan dibuka kembali.

Sekian dulu sharing sederhana kali ini tentang Cara Saving File Audio di Cool Edit Pro. Semoga bermanfaat membantu sahabat yang memerlukan.

Mohon maaf atas kekurangan terutama dalam cara penyajian artikel sederhana ini.

Sukses selalu dan Wassalam


Cara Merekam Suara di Cool Edit Pro Agar Lebih Maksimal

Selain memahami cara pengoperasian, seorang operator Bagian Produksi juga harus memiliki ketelitian, kepekaan dan sabar menjalankan tahap demi tahap pekerjaanya. Ngga boleh "grasak-grusuk". Telaten itu bagus supaya hasil kerja memuaskan. Berikut ini langkah persiapan agar hasil rekaman vocal menjadi lebih maksimal.


produksispot.blogspot.com - Ada beberapa prinsip mendasar yang tidak jarang disepelekan oleh operator saat tahap perekaman suara atau take vocal. Jika kurang teliti, tidak jarang setelah rekaman ternyata hasilnya kurang bersih. Suaranya ber-noice (suara mendesis) atau juga kadang brooming (seperti suara mendengung). Cara mengantisipasinya cukup sederhana.


Pertama : Pastikan instalasi perangkat seperti mixer, kabel, mic ke unit komputer telah terpasang atau terhubung dengan semestinya. Jika ada hal yang tidak beres, jangan ragu untuk segera diperbaiki. Baik tidaknya instalasi peralatan ikut mempengaruhi. Tidak saja pada kualitas suara hasil editing, tetapi juga pada proses kerja software.


Kedua : Kalau dari sisi instalasi hardware semua OK, kita mulai masuk ke basic operating software. Pastikan saat pertama membuka bilah Single Wave sahabat memilih setting resolusi dan sample rate yang sesuai. Misalnya untuk standart kualitas audio broadcast dengan setting sample rate 44.100 keatas dengan resolusi 16 atau 32 bit. Sedangkan kalau jalur suaranya, relatif. Boleh mono atau stereo.


Pilihan nilai mode
Papan pilihan setting di bilah Single Wave

Ketiga : Lakukan tes atau simulasi apakah track perekaman di 
bilah Single Wave ini sudah benar-benar clear dari gangguan noice atau brooming (dengung). Caranya, klik saja tombol record di transport bottom yang ada di pojok kiri bawah. Biarkan jalan secara vacum beberapa detik. Lalu stop kan. Setelah itu perhatikan layar perekaman.


Perbandingan sebelum record
Gambar garis tengah (ujung tanda panah) di layar single wave yang mulus/ready (conteng) dan yang mengandung noice mengganggu/not ready (silang).


Kalau garis tengah layar single wave ini tetap mulus berarti jalur sudah aman dari interupsi noice (ready). Ini artinya, vocal yang akan direkam nanti akan bersih hasilnya. Tetapi jika garis tengah pada layar perekaman berubah menjadi sedikit membesar atau menggelombang, maka berarti ada sinyal suara yang tidak diinginkan telah ikut terekam (not ready). Itulah sumber noice yang akan menurunkan kualitas kejernihan hasil rekaman vocal nantinya. Sedikit menambah penjelasan ini boleh simak video tutorialnya di sini.

Segera cari tau apa penyebabnya dan atasi dengan cara coba cek ulang instalasi hardware. Diantaranya :

- Apakah ada kabel yang cacat atau terkelupas.
- Mungkin ada jek / port pada mic atau mixer yang longgar
- Setting output volume dari fader mixer atau dari master volumenya kebesaran.

Cara lain bisa juga dengan memastikan ulang setting volume jalur input di sistem audio komputer. Bisa jadi juga terlalu besar, dll. Lebih jelasnya silahkan simak video tutorialnya di sini.

Ok deh sekian dulu bahasan singkat Cara Merekam Suara di Cool Edit Pro Agar Lebih Maksimal ini. Semoga bermanfaat.

Wassalam


Mengapa Menggunakan Cool Edit Pro

Editing Mode
Bilah Single Wave

Ada banyak sekali software yang dapat digunakan untuk keperluan editing atau mixing audio. Semua punya plus minus masing-masing. Lantas mana yang paling OK ? Jawabannya saya kira relatif. Tergantung kebutuhan dan selera saja. 


produksispot.blogspot.com - Okelah ya, yang jelas saya tidak akan membahas bagaimana kelebihan atau kekurangan beragam software editing, Selain karena ngga punya referensi juga karena mungkin saya termasuk yang sudah expire kalau mau adu update soal kecanggihan software sound-editing masa kini. Boro-boro menggunakannya, infonya saja ngga tau, gimana mau ngasi ulasan ? Hihi.... Dasar jadul ya. Lagipula tulisan ini saya buat bukan untuk mengkomparasi software karena saya memang bukan tukang ulas. Saya ini si gembala sapi, eh salah, maksudnya saya ini tukang bikin spot. Tukang kerjanya saja and i'm very happy with that ..! Alhamdulillaah. :)

Namun begitu kalau prinsip saya sih mungkin akan lebih baik biarlah faham 1 (satu) software saja. Ngga masalah. Asal tekun, lama kelamaan pasti nambah pemahaman dan pengalaman. Bagi saya itu sudah cukup. Daripada repot coba-coba banyak software. Karena coba-coba, akhirnya ngertinya juga sambil lewat. Kalau sudah begitu ya buntut-buntutnya sami-mawon, output atau hasil kerjanya  juga pasti ngga maksimal.

Ok deh sekarang langsung ke alasan mengapa software Cool Edit Pro tetap yang terbaik menurut saya (menurut saya loh ya, hehe...). Sederhana saja. Selain praktis cara pengoperasianya, fiturnya juga sudah lengkap. Dijamin pasti ngga akan habis kelengkapan itu kalau mau terus dipelajari satu persatu. Seperti kalimat sebuah iklan : "Yakinlah apa yang di katakan Rudi". Tapi ngomong-ngomong ni Rudi yang mana ni ?

Multitrack mode
Bilah Multitrack Session
Link penambah fitur lainnya (plug-in) juga sudah tersedia. Nah menurut saya semua infrastruktur itu sudah cukup memadai untuk menjawab kebutuhan editing yang standart, tidak terkecuali untuk keperluan dunia broadcast.

Nah sahabat, sekian dulu ulasan singkat dan sangat sederhana tentang Mengapa Menggunakan Cool Edit Pro ini. Mohon maaf kurang lebihnya. Tentang beberapa tips/tutorial penggunaan software ini Insya Allah akan saya share di tulisan berikutnya.

Wassalam


Tentang Spot Radio Kreatif

Mixer


Bagi yang berkecimpung di dunia radio pasti sudah tidak asing dengan istilah spot radio. Materi file audio yang satu ini peranannya cukup strategis terutama terhadap pewarnaan siaran. Ibarat sebagai "lay-out" di media cetak, spot radio juga salah satu bagian yang dapat menambah cantik penampilan. Lalu spot radio yang seperti apakah itu ? Saya kira dan tentu juga anda akan menjawab, spot radio yang " kreatif ".


produksispot.blogspot.com - Saya ingin berbagi pengalaman soal kreasi membuat spot radio sebagaimana bidang tugas saya saat ini. Mudah-mudahan berkenan diterima sebagai satu titik kecil pencerahan untuk sahabat yang mungkin memerlukan sedikit informasi terkait kiat meramu spot radio sehingga menjafi lebih kreatif.

Sekedar contoh, dari segi pemilihan ide latar belakang cerita untuk menyampaikan pesan tentang masalah kelelahan misalnya, bisa kita pilih dari banyak hal. Dari suasana atau latar belakang apa saja. Banyak sekali.

Saya punya satu contoh cuplikan naskah percakapan dalam spot radio tentang "Waspada Kelelahan". Latar belakang yang diambil adalah percakapan antara seorang calon pembeli dan penjual baju disebuah pasar tradisional.

Eit, tapi ngomong-ngomong, ngga salah tu ? Apa hubungannya orang jual baju sama masalah kelelahan ? Naa untuk menjawabnya coba kita simak ilustrasi singkat ini :

Seorang wanita (ya anggap saja wanita karirlah begitu) menghentikan langkahnya untuk menghampiri seorang penjual baju yang bersemangat menawarkan barang dagangannya.

"Mas, mas yang ini berapa ?" tanya wanita itu.

 "Oh, yang itu 15 ribu neng" jawab si pedagang dengan ramah.

"Wah, koq mahal sekali mas ? Biasanya juga cuman 30 ribuan yang beginian" kata wanita itu sembari dengan seksama memperhatikan selembar t-shirt ditangannya.

"Loh neng. Sampeyan ini gimana to. Harganya kan 15 ribu. Koq malah minta dinaikkan jadi 30 ribu ? Sampeyan ini mau nawar atau apa ? 15 ribu lo neng. 15 ribu " sanggah sang penjual sedikit heran sambil cengengesan.

"Ni cewek cantik tapi ternyata rada budeg juga ya?" begitu gumam si penjual dalam hati.

Nah endingnya, si mas penjual baju itupun melanjutkan,

"Wah, jangan-jangan eneng ni lagi fatigue ya. Lagi Capek. Ck ck ck... Makanya neng, jaga waktu istirahatnya dong biar ngga kecapekan. Biar ngga salah-salah gitu ngedengernya".

So teman-teman semua, gimana. Cukup jelaskan ?

Inti pesan dari ilustrasi di atas adalah tentang kewaspadaan akan dampak buruk kelelahan bagi daya konsentrasi. Bila kondisi badan sedang mengalami kelelahan maka pasti tingkat konsentrasi termasuk daya dengarpun menjadi berkurang.

Dari cuplikan ilustrasi di atas juga bisa terlihat bahwa ternyata ide ilustrasi dalam sebuah spot radio misalnya tentang kelelahan, tidak harus selalu diambil dari seputar kesibukan tempat kerja saja. Tetapi bisa dari banyak sisi, dari banyak "alam". Ngobrolnya di pasar, nawar harga, bicara baju, tetapi goal sebenarnya adalah soal kelelahan. Hehe ... :)

So, that's the point. Kembangkan imaginasi dalam merancang sebuah spot radio. Jangan penjara kebebasan ide. Biarkan dia "berkelana". Yang penting jaga alur cerita tetap mengarah pada titik tujuannya, pada inti pesannya. Dengan pengemasan secara kreatif salah satunya yaitu dengan pemilihan ide ilustrasi yang variatif maka spot radio pasti akan menjadi lebih menarik. Gimana, deal ? Deeaaaaaal.... Bekerja cerdas, hasilnya bernas. ~ Asik :)

Ok, sekian dulu deh. Ngga kerasa sudah lumayan larut nih. Kalau kemalaman tidur, salah-salah malah saya lagi yang kena fatigue. Hehe ... O iya, tidak lupa terima kasih sudah membaca artikel Tentang Spot Radio Kreatif ini. Semoga bermanfaat dan mohon maaf atas kekurangannya.

Wassalam.


Program beasiswa bagi Guru ke Jepang. Buruan Daftar

Japan


Semangat Pagi !!

Ini ada info bagus buat temen2 atau sahabat guru yang ingin ikut program beasiswa Penataran Guru ke Jepang. Sharing info dari sohib Nelly Rahman yang "mampir" ke wall group sosmed. Timbang "nganggur" ni info, mending di ajak jalan2. Jadi sampai lah sekarang hadapan andua-andua semua. Hehe .... Berikut sharingnya. Moga manfaat. :)


----------------------------------------------

Intermezzo... :  👍
🏻
Bagi teman2 yg sdh ngajar lebih dari 5thn silahkan coba ikut.   Adakah temen2 di sini yg berprofesi sebagai guru sekolahan? Atau punya kenalan guru sekolahan? Kali aja ada yg minat:
JEPANG MEMANGGIL GURU INDONESIA : Kembali,
在インドネシア日本国大使館

Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, membuka pendaftaran beasiswa Program Penataran Guru untuk keberangkatan Oktober 2016.

Program Penataran Guru (Teacher Training Program) adalah salah satu program beasiswa Pemerintah Jepang (Monbukagakusho) yang dirancang khusus bagi para guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran sesuai dengan bidangnya.

Mereka akan diberikan pelatihan dalam cara mengajar, pembuatan rencana belajar-mengajar yang lebih efektif dan menarik minat siswa dan hal-hal lain yang dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan para guru.

Program ini adalah program non-gelar dan lamanya adalah 1 tahun 6 bulan (termasuk 6 bulan belajar bahasa Jepang) dari Oktober 2016.

Terbuka bagi segenap guru di seluruh jenjang : TK, SD/MI, SLTP, dan SLTA berpengalaman kerja minimal 5 tahun.

Dead-line Pengiriman Berkas Lamaran, Januari 2016. Info lebih lanjut: di sini

NB:  Untuk guru PNS bila lolos masuk cuti di dalam tanggungan negara. Dan akan mendapatkan SK Tugas Belajar dari Bupati/ Wali Kota setempat dan atau SK dari Sekretariat Negara. Tetap menerima gaji pokok bagi PNS yang menjalani tugas belajar di LN.

---------------------------------------------
 Ayo emang minat, ayo buruan daftar ...!!!
Study


Beasiswa Luar Negeri yang Buka Mulai September 2015

Beasiswa
Program Beasiswa Luar Negeri 2015/2016



Beberapa waktu lalu saya dapat kiriman info via medsos dari sohib nun jauh di sana Caracas -Venezuela, tentang jadwal program studi ke luar negeri periode September 2015 - Januari 2016. Kali aja manfaat ya. Thanks Pak Baskara.  Sukses dan bahagia selalu beserta keluarga. Salam dari Indonesia. Merdeka ...!! :D


---------------------------------------



Kali ada saudara/temen yang perlu. Beasiswa yang sedang dan akan open :

Beasiswa S1 di Sri Lanka
http://www.mohe.gov.lk/index.php/en/scholaships/foreign-students/100-scholarships-for-foreign-students
Deadline: 30 September 2015

Beasiswa Short Course - STUNED, Netherland
http://www.nesoindonesia.or.id/beasiswa/stuned/stuned-short-courses
Deadline: 1 October 2015

100 Master Scholarships from Schwarzman Scholars Program at Tsinghua University, China
Subjects: Public Policy, Economics and Business, International Studies
http://schwarzmanscholars.org/admissions/eligibility
Deadline: 1 October 2015

KAUST Scholarships, Saudi Arabia
http://www.kaust.edu.sa/application-form-kaust.html
Deadline: 8 October 2015

Beasiswa Pendidikan Indonesia - LPDP
http://www.lpdp.kemenkeu.go.id/beasiswa/beasiswa-magister-doktor/
Deadline: 19 October 2015

Beasiswa Pendidikan Indonesia Dokter Spesialis - LPDP
http://www.lpdp.kemenkeu.go.id/beasiswa/beasiswa-pendidikan-dokter-spesialis/
Deadline: 19 October 2015

PhD Scholarships from Vanier Canada Graduate Scholarships, The Government of Canada
http://www.vanier.gc.ca/en/nomination_process-processus_de_mise_en_candidature_overview.html
Deadline: October 2015

DAAD Scholarships, Germany
http://www.daadjkt.org/index.php?scholarships
Deadline: 31 October 2015

Master Scholarships at Politecnico di Milano, Italy
http://www.polinternational.polimi.it/how-to-apply/laurea-magistrale/scholarships/
Deadline: 26 November 2015

PhD Scholarships from Quebec Merit Scholarship Program, Canada
http://www.frqnt.gouv.qc.ca/en/bourses-et-subventions/consulter-les-programmes-remplir-une-demande/bourse/merit-scholarship-program-for-foreign-students-f9tcxbzm1430400825724
Deadline: 1 November 2015

British Chevening Awards
http://www.chevening.org/indonesia
Deadline: 3 November 2015

Quota Scheme, Norway
http://siu.no/eng/Grants-and-funding-for-students/Quota-Scheme
Deadline: 1 December 2015

16 Master Scholarships from Justus & Louise Van Effen Scholarships at TU Delft, Netherlands
http://www.tudelft.nl/en/study/studying-at-the-tu-delft/finances/scholarships-awards/tu-delft-excellence-scholarships/justus-louise-van-effen-scholarships/
Deadline: 1 December 2015

55 Master Scholarships at Utrecht University, Netherlands
http://www.uu.nl/masters/en/general-information/international-students/financial-matters/grants-and-scholarships/utrecht-excellence-scholarships
Deadline: 1 December 2015

Brunei Darussalam Government Scholarships
http://www.mofat.gov.bn/Pages/BDScholarship_2014_2015.aspx
Deadline: December 2015

Erasmus Mundus Master Scholarships (EMMC)
http://eacea.ec.europa.eu/erasmus_mundus/results_compendia/selected_projects_action_1_master_courses_en.php
Deadline: December 2015

Erasmus Mundus Joint Doctorates (EMJD)
http://eacea.ec.europa.eu/erasmus_mundus/results_compendia/selected_projects_action_1_joint_doctorates_en.php
Deadline: December 2015

Gates Scholarships, University of Cambridge, UK
https://www.gatescambridge.org/
Deadline: 2 December 2015

PhD Scholarships from Swiss Government
http://www.sbfi.admin.ch/themen/01366/01380/02593/02677/index.html?lang=en
Deadline: 11 December 2015

Master Scholarships at University of Lausanne, Switzerland
http://www.unil.ch/international/en/home/menuguid/pour-futurs-etudiants/bourses-de-master-de-lunil.html
Deadline: 15 December 2015

SINGA Awards, Singapore
https://www.a-star.edu.sg/singa-award/Homepage.aspx
Deadline: 1 January 2016

Clarendon Scholarships, University of Oxford, UK
http://www.ox.ac.uk/clarendon
Deadline: January 2016

Eiffel Scholarships, France
http://www.campusfrance.org/en/eiffel
Deadline: January 2016

Mungkin ini ada yg perlu juga :                        

PT. Kereta Api Indonesia (Persero) membuka rekrutmen tingkat SMA/SMK sederajat untuk memenuhi kebutuhan pegawai sebagai calon masinis, untuk info lengkap dan lebih lanjutnya bisa di cek di  https://rekrut.kereta-api.co.id/?option=com_itrekrut_informasi&_act=detail&_pengumuman=311  
Semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan... :)


Tahapan Kerja Produksi Spot Radio (Bagian 3 - Habis)

Audio Software

Baiklah sahabat-sahabat semua yang baik, berikut penjelasan singkat tentang tahap ketiga produksi spot radio. Bagian terakhir topik bahasan ini.


3. Perekaman / Recording

a. Take Vocal

Agar proses take vocal atau perekaman suara berjalan lancar dan mampu memberikan hasil maksimal maka operator produksi, harus terlebih dahulu mengenal dengan baik karakter peralatan yang dipergunakan diantaranya CPU, editing software, mic maupun audio mixer.

b. Single Wave Editing (*Cool Edit Pro)

Proses editing yang pertama adalah di bilah single wave. Disini hasil rekaman vocal yang ada, selanjutnya diproses dengan
3 tahap utama. Yaitu :

1. Amplitude ---> Dynamics processing
2. Noice ---> Hiss Reduction
3. Amplitude ---> Normalize 

c. Multitrack Editing

Di tahap ini, hasil editing suara akan digabungkan dengan komponen lainnya seperti musik dan sound effect. Tempatkan masing-masing komponen di track yang diberi nama secara teratur dan konsisten. Hal ini agar dapat memudahkan proses penyempurnaan atau editing, apabila nantinya diperlukan.

d. Finalizing Mixdown

Setelah seluruh komponen Multitrack di gabung menjadi satu (mixdown), maka selanjutnya adalah penyempurnaan hasil mixdown itu kembali ke Single Wave. Hal ini untuk memastikan kembali komposisi suara sudah seperti yang diinginkan.Termasuk juga cek akhir pada materi spot dan langkah penyempurnaan lainnya.

e. Filing

Pastikan manajemen file hasil kerja dengan baik, agar memudahkan proses pencarian data jika sewaktu-waktu diperlukan.

Nah, demikian uraian seputar langkah kerja produksi spot radio. Mudah mudahan bermanfaat.

Selamat Berkreasi ... Have a Nice Work


Tahapan Kerja Produksi Spot Radio (Bagian 2)

Audio software

Hola ! Sekedar review dikit nih. Pada bagian sebelumnya sudah dibahas tahap pertama produksi spot radio yaitu persiapan. Ada dua macam kegiatannya. Mengidentifikasi produk pengiklan dan menetapkan model spot yang ingin dibuat.


Nah, sekarang kita lanjutkan pada tahapan kerja yang kedua yakni Membuat Radio Script.

2. Buat Radio Script

a. Gali Ide

Tetapkan satu tema lalu buka ide seluas-luasnya. Cobalah cari tema dari hal-hal umum yang up-todate, isu terbaru yang sedang hangat dibicarakan. Dalam proses pencarian ide ini, cobalah juga melibatkan beberapa orang untuk melakukan brain-storming. Semakin banyak ide, tentu akan semakin memperkaya pilihan untuk selanjutnya menentukan pilihan terbaik.

b. Tulis Naskah

Tulislah naskah ke dalam format radio script. Hindari penggunaan istilah atau angka-angka yang terlalu kompleks. Pergunakan bahasa tutur yang mudah dimengerti.

c. Pilih Narator / Voice Over Yang Sesuai

Untuk dapat memainkan peran sebagaimana yang diinginkan maka perlu dilakukan telaah narator atau voice over. Pilihlah pengisi suara dengan karakter yang sesuai dengan tuntutan script yang telah dibuat. Pemilihan yang dilakukan, tentu akan sangat berpengaruh pada hasil akhir produksi.

Narator maupun dubber hendaknya telah memahami kaidah atau tehnik dasar menjadi narator atau dubber yang benar. Seperti tehnik pengucapan (artikulasi),nada pengucapan (intonasi), penekanan pengucapan (ekspresi), pemenggalan kata atau kalimat serta tehnik pengaturan nafas.

(Bersambung)



Tahapan Kerja Produksi Spot Radio (Bagian 1)

Audio software

Biar kerjaan cepat kelar dan dapat hasil yang memuaskan, mari biasakan membuat langkah kerja. Progres bikin spotnya bisa jadi lamban tanpa adanya rencana dan langkah kerja yang baik.


Agar pekerjaan produksi spot berjalan efektif dan dapat memberi hasil maksimal maka sebaiknya kita buat dulu tahapannya. Secara umum terdapat 3 (tiga) tahapan yang biasa dilakukan yaitu Persiapan, Pembuatan Radio Script dan Rekaman / Recording.

Untuk penjelasan singkat ketiga langkah itu akan saya uraikan dalam 3 (tiga) bagian tulisan. Kali ini tentang langkah kerja yang pertama.

1. Persiapan

a. Identifikasi Produk

Mengidentifikasi produk yang akan diiklankan adalah hal penting dalam tahap persiapan. Lakukan telaah referensi untuk mendapatkan informasi yang lengkap tentang produk barang/jasa yang akan diiklankan. Bisa melalui berbagai media seperti  brosur, leflet  atau wawancara langsung dengan pengiklan.

Kenali jenis dan karakter khas (keunggulan) produk (produk barang). Demikian pula dengan nilai tambah lainnya,seperti fasilitas dan bonus tambahan (produk barang & jasa).
Satu hal juga yang harus diperhatikan yaitu tujuan pengiklan. Apakah untuk perkenalan, mempertahankan produk ataukah pencitraan. 


b. Tetapkan Model  Spot             

Setelah bahan lengkap, tentu sudah bisa diperoleh bayangan model radio spot yang akan dibuat. Telaah dan upayakan ketersediaan musik dan sound effect yang relevan, sesuai tuntutan script.

Dari sisi voice over atau narasi, ada beberapa model radio spot yang dapat dibuat baik untuk spot iklan komersil ( radio ad's), ILM atau REX (radio exposure), seperti :

1. Dialog
2. Dialog + Narasi Presentasi
3. Dialog + Narasi Presentasi + Jingle Ending
4. Dialog + Narasi Presentasi within Theme Song
5. Narasi Presentasi
6. Narasi Presentasi within Theme Song
7. Narasi Action

(Bersambung)


Jenis-jenis Spot Radio

Operator
Divisi Produksi

Kalau kita mau telisik ternyata ada banyak jenis spot radio dengan fungsi atau kegunaannya masing-masing. Apa saja ?


produksispot.blogspot.com - Seperti sudah kita ketahui bersama sebelumnya bahwa spot radio itu adalah salah satu materi atau komponen siaran. Bentuknya beragam. Ada yang berupa pesan komersil, insert atau jingle.

Secara lebih rinci tentang spot radio, berikut ini beberapa jenis dan penjelasan singkatnya.

1. Iklan Komersil (Radio Ad's)

Yaitu spot radio yang mendeskripsikan keberadaan satu produk barang atau jasa secara kreatif sehingga mampu menarik perhatian dan memberi kesan positif bagi pendengar.

2. Iklan Layanan Masyarakat (ILM) / Public Service Announcement (PSA)

Yaitu spot radio yang berisi deskripsi tentang satu program yang bersentuhan dengan kepentingan masyarakat luas. Sifat pesan dalam ILM ini bisa sekedar memberi informasi atau juga bisa sebagai himbauan/ajakan.

3. Radio Exposure (REX)

Dikenal juga dengan istilah Program Promotion. Yaitu spot radio yang mendeskripsikan keberadaan suatu acara/event/kegiatan tertentu, baik yang berhubungan dengan program stara maupun tidak. 

4. Station / Program Jingle

Yaitu spot radio berupa perpaduan harmonis antara musik, sound effect dan atau nada vocal berdurasi singkat (15”- 60”) untuk menggambarkan identitas stara.

5. Station / Program Insert

Hampir serupa dengan Jingle, hanya saja Insert lebih mengutamakan sisi permainan sound effect dan narasi. Fungsinya untuk memperkaya tampilan satu program acara siaran baik reguler maupun spesial.

Sekian dulu artikel tentang Jenis-Jenis Spot Radio ini, semoga bermanfaat.

Wassalam.


Komponen Spot Radio

Logo


Untuk bisa membuat spot radio yang mumpuni, maka kita harus terlebih dahulu mengenal keberadaan komponen pokok pembentuk spot radio itu. Faham bahan baku maka lebih mudah meraciknya menjadi sebuah "santapan" yang lezat. 


produksispot.blogspot.com - Ada 3 (tiga) komponen pembentuk spot radio yaitu :

1. Voice Over / Narator

Suara manusia sebagai voice-over atau narator adalah komponen baku dalam sebuah spot. Hampir semua jenis spot biasanya menyertakan suara manusia baik dalam bentuk dialog, narasi penutup maupun nada.

2. Musik

Musik adalah elemen pokok lainnya. Umumnya spot radio sangat tergantung pada keberadaan musik. Racikan musik yang pas akan menjadikan spot enak untuk didengar.

Ada beberapa fungsi musik atau instrumen dalam spot :

1. Sebagai suara latar / backsound narator atau dialog
2. Sebagai ilustrasi pelengkap narator atau dialog
3. Sebagai brigde atau jembatan dari narasi ke dialog
4. Sebagai smash atau penegas warna narasi atau dialog
5. Sebagai latar ending-state pada spot berbentuk jingle-ending

3. Sound Effect

Sound effect juga sangat dibutuhkan untuk lebih memperkaya tampilan sebuah spot radio. Penggunaan yang tepat akan mampu menciptakan daya tarik atau ear-catcher. Penggunaan sound effect sebagai latar belakang pada dialog misalnya, akan menimbulkan kesan dramatis dan lebih menghidupkan suasana.

Demikian singkat tentang Komponen Spot Radio. Selamat berkreasi ....


Sekilas Produksi Spot Radio

Operator dan dubber
Aktifitas di ruang Bagian Produksi


Dalam Siklus operasional radio, bagian yang bekerja untuk memproduksi spot radio biasanya disebut Bagian / Divisi Produksi.

Orang-orang yang terlibat didivisi ini harus produktif dan kreatif serta suka belajar hal-hal baru untuk mendukung tugas kerjanya membuat spot-spot radio yang apik.


produksispot.blogspot.com - Produksi spot radio adalah satu rangkaian proses kerja. Perannya cukup strategis dalam siklus sebuah stasiun radio (stara). Pembuatan atau produksi spot radio ini biasanya atau kalau ditempat saya bekerja ditangani oleh Divisi Produksi.

Spot yang dihasilkan oleh dapur divisi ini sangat menentukan elok tidaknya wajah stara itu di hadapan audience. Hasil produksi spot dengan kualitas yang mumpuni akan mendokrak eleganitas. Bahkan dalam ungkapan yang mungkin lebih ekstrim, kalau mau tahu mana stara yang bonafit, lihat bagaimana hasil produksi spotnya.

Secara umum dapat dikatakan bahwa produksi spot radio itu adalah sebuah rangkaian kerja kreatif khususnya dalam Divisi Produksi. Mulai dari perencanaan, penyusunan bahan hingga tehnis perekaman dan akhirnya mixing sesuai kebutuhan program siaran stara.

Kemudian soal pengertian spot radio yaitu salah satu materi siaran berbentuk file audio hasil perpaduan harmonis antara narasi pesan dengan musik plus sound effect (jika diperlukan). Sifatnya yang padat menjadikan durasi komponen ini biasanya pendek, hanya berkitar antara 15 - 120 detik. Diolah menggunakan software audio editing dengan skala terukur untuk menjamin kualitas hasil kerja yang maksimal. Software yang biasa digunakan untuk mengedit file audio seperti CoolEditPro, Adobe Audition, ProTools, dll.

Cukup sampai disini dulu bahasan singkat tentang Sekilas Produksi Spot Radio ini. Moga manfaat dan selamat berkarya.

Wassalam


Kriteria Penyiar Radio (Bagian 2 - Habis)

Mic and lamp


Okey guys... Selamat berjumpa kembali bersama saya di sini. (Weleh, sudah kaya yang siaran aja tuh...). Kita lanjutin ya artikel sebelumnya tentang bagaimana sih seharusnya penyiar radio yang baik itu.


produksispot.blogspot.com -Di tulisan saya sebelumnya sudah membuat sedikit pengantar. Jadi kali ini saya akan langsung kemukakan beberapa hal pokok yang harus dipenuhi sebagai syarat menjadi penyiar yang baik. Nah, untuk menjadi seorang penyiar yang baik itu paling tidak harus memenuhi beberapa kriteria, diantaranya :

1. Memiliki karakter suara yang baik.

Karakter suara yang baik menjadi yang nomor satu, jelas karena medianya adalah media "dengar". Permainan olah suara memegang kendali. Karakter ini hanya bisa didapat apabila yang bersangkutan mampu menggunakan tehnik vocal dan tehnik pernafasan dengan baik. Hasilnya, artikulasi (kejelasan pengucapan kata), intonasi (tinggi rendah suara), dan ekspresi (cara bertutur) menjadi optimal. Penyiar seperti ini pasti "smiling voice" . Artinya suaranya akan terdengar lebih menyenangkan. Smile....

2. Kaya perbendaharaan kata dan berwawasan luas

Kriteria kedua, ada dua poin sekaligus. Karena keduanya saling terkait erat. Terapinya sama yaitu banyak membaca. Dengan membaca selain akan lebih memperkaya kosa kata, otomatis juga akan menambah ilmu. So, akan terhindarlah si penyiar dari kesan kering alias "garing" waktu siaran.

3. Memahami kerja peralatan siaran.

Seorang penyiar yang baik itu seyogyanya mengerti secara umum cara kerja peralatan studio. Hal ini cukup penting agar si penyiar juga mampu ikut menjaga kesinambungan siaran dengan kualitas audio standart. Lagi pula kalau gaptek perangkat, biasanya akan nervous siarannya. Jadi ngga lepas, karena konsentrasi terpecah. Udah mikirin kata-kata, tambah mikirin alat pula. Kan repot dan blepot ... !

4. Supel, Ceria dan Hygienis.

Nah, ini dia kriteria terakhir yang menurut saya juga sangat-sangat penting. Bukan hanya sekedar pandai mengolah kata, seorang penyiar yang baik itu juga seharusnya memiliki karakter mudah bergaul dan ceria biar lebih gambang ikut perkembangan. Faktor higienitas pribadi juga haruslah. Gimana bisa akrab bergaul kalau tidak pandai merawat diri. Betul ?

Oke deh sekian dulu ya. Bagi pembaca yang ingin nambahin kriteria lagi, silahkan. Ditunggu masukannya. Yuk mari.... Well, have a nice announcing ...


Kriteria Penyiar Radio (Bagian 1)

Mic and studio lamp


Menjadi penyiar itu mungkin gampang-gampang susah.

Semua orang tanpa terkecuali sebenarnya punya potensi yang sama untuk bisa menjadi seorang penyiar. Tapi apa sih sebenarnya kriteria untuk bisa  menjadi penyiar yang baik itu ?


produksispot.blogspot.com - Penyiar. Orang yang suaranya terdengar di radio mengantarkan lagu atau menyampaikan informasi. Suaranya menyenangkan. Kadang juga selaan humor segar sang penyiar membuat kita ikut tersenyum. Membuat betah untuk terus menyimak siarannya.

Sepintas, kayanya jadi penyiar radio itu gampang banget ya. Tinggal duduk manis,pasang headsetnya, angkat fader micnya di mixer, terus ngomong. Maka, "tadaaaaaa....". Jadilah anda seorang penyiar.

Tapi sebenarnya, apakah segampang itu ? Ouw. Ternyata ngga juga kawan. Ya meskipun memang, ngga sulit-sulit amat juga sih. Asal terus mau belajar aja.

Mungkin untuk menjadi (sekedar) penyiar itu memang tidak terlalu sulit. Hampir bisa dipastikan setiap orang berpotensi bisa. Tetapi, bagaimana menjadi penyiar "yang baik" itu ? Nah, disini akar masalahnya. Akarnya tuh disini...hihi.

Ok.Kalau mau merujuk pada literatur sebatas yang saya ketahui, paling tidak ada beberapa hal pokok yang harus dipenuhi, sehingga seseorang itu layak disebut sebagai penyiar yang baik.

Apa saja ? Nanti kita lihat pada lanjutan artikel ini.

So, don't go anywhere. Stay tune.... :D

(Bersambung)


Jadi penyiar radio itu asyik ngga sih

Kru radio
The Announcers


Keberadaannya bisa jadi trend-setter lo.

Bikin penasarannya lagi, suara doang yang muncul, orangnya kaga ada...! Alias invisible ... hehe


produksispot.blogspot.com - Menurut anda, jadi penyiar radio itu asik atau ngga sih? Pasti jawabannya bisa asik atau ngga asik. Iya kan ? (Ya eyalah, kan emang cuman dua itu pilihannya.Masa mau milih "atau" sih ??)

Oke. Kalau menurut saya soal asik atau ngga asik itu, sederhana saja. Karena sebenarnya semua tergantung dari gimana ngejalaninnya. Iya ngga ? Mau jadi apapun juga sama. Mau bahagia atau sengsara, terserah kita. Mau asik atau ngga, ya terserah kita juga. Emangnya mau ngarepin "capa agi"... ?Gimana. Amankan ? Amanlah ... :)

Menjadi awak radio khususnya penyiar itu asik banget. Bener lo. Karena memang begitulah adanya. Yang pernah saya rasain sih seperti berada ditengah area penuh keceriaan. Zona bebas galau dan melaw (ih,maksa banget "melaw" nya...).

Pokoknya di radio itu "fun" getho... (syukur Alhamdulilaah). So, kalaupun ditanya, lo koq bisa ? Berikut diantara beberapa alasannya :

> 1. Ngumpul sama orang-orang yang karakter pribadinya tu menyenangkan. Supel,sopan dan yang penting "kekinian" Haha... Mantaaab. Soalnya, saya ngga bisa ngebayangin, gimana mungkin ada penyiar yang orangnya ngga pandai bergaul, jutek, ngebosenin atau ngga ikut perkembangan ? Kalaupun masih ada juga, wah kasian radionya. Lama-lama bisa kolep tu. Pendengarnya pada kaburrr....

> 2. Punya kesempatan kenalan dan wawancara dengan artis-artis top punya (plus selfie-selfienya jangan lupa...weuw...).

> 3. Bisa kenal dengan orang-orang penting, orang-orang cerdas dan ahli dibidangnya. Itung-itung bisa kebagian ilmunya juga kan ?

> 4. Bisa sering dapat order nge-MC dimana-mana (Secara, announcer kondang gichu loch...)

> 5. Tuu, asik kan ? Hihi...

Trus, oh ya satu lagi. Awak radio itu juga biasanya diberikan kesempatan mengikuti semacam "short course" atau pelatihan-pelatihan khusus gitulah untuk mendukung jenjang karir atau paling tidak, keahliannya. Kalau pas dapat giliran ditunjuk ikut pelatihan kaya gini, waw, jadi berjuta rasanya.

So, kerja di radio itu menyenangkan. Anti stress dan bisa memberikan cukup ruang untuk terus berkembang, mengasah kemampuan diri. Bahkan untuk mengembangkan bakat-bakat terpendam lainnya, selain keahlian dari hanya sekedar menjadi seorang penyiar.

Kru radio
Say Cheeezzz.... 

Jadi penyiar radio itu asyik ngga sih ? Menurut sahabat sendiri gimana ?