Do'a Dari Seorang Sahabat

Luasnya rahmatNya pada manusia

Do'a dari seorang sahabat yang begitu menggugah, mengingatkan. Didalamnya tercermin bagaimana seharusnya seorang hamba, menghambakan diri, sadar akan kelemahan dan ketidakberdayaan dihadapan sang pencipta. Sang maha pengatur semua hal. 


produksispot.blogspot.com - Saya terkesan dengan sebuah untaian do'a ini. Do'a yang intinya memohon pertolongan bisa jujur memandang diri sendiri. Tulus menyempurnakan muamalah seraya memohon dikuatkan dalam azam memperbaiki diri. Pentauhidan akan DIA yang maha berkuasa diatas segalanya.

___________________________________________________________________

Allahumma sholli'ala sayyiidina Muhammad, wa'ala 'aali sayyiidina Muhammad

Yang aku takut, hatiku kian mengeras dan sulit menerima nasehat namun sangat pandai menasehati.

Yang aku takut, aku merasa paling benar sehingga merendahkan yang lain.

Yang aku takut, egoku terlalu tinggi hingga merasa paling baik diantara yang lain.

Yang aku takut, aku lupa bercermin namun sibuk berprasangka buruk kepada yang lain.

Yang aku takut, ilmu akan membuatku menjadi sombong, memandang rendah yang berbeda denganku.

Yang aku takut, lidahku makin lincah membicarakan aib saudaraku namun lupa dengan aibku yang menggunung dan tak sanggup kubenahi.

Yang aku takut, aku hanya hebat dalam berkata namun buruk dalam bertindak.

Yang aku takut, aku hanya pintar dalam berdakwah namun sulit untuk mentaati.

Yang aku takut, aku hanya cerdas dalam mengkritik namun lemah dalam menginterospeksi diri sendiri.

Yang aku takut, aku membenci dosa orang lain namun saat aku sendiri berbuat dosa aku enggan membencinya.

Ya Allaah, ya tuhanku ...
Aku berlindung padaMu dari kelemahanku sendiri.

Lembutkanlah hatiku dan redam egoku.

Jauhkan aku dari sifat berbangga diri, hasad, iri dan dengki.

Yaa Allaah, yaa Robbi, sungguh aku memohon hidayah dan ampunanMu.

Bihaqqi nabiyyika wa habiibika wa rosuulika, sayyidina Muhammad.

Aamiin ya Robbal'aalamiin.

___________________________________________________________________


Oleh    : Irvan Maulana
Editor : Agus Parawansa


Inovasi Pupuk Organik Cair Antar Pria Ini Jadi Petani Berprestasi

Pak Nurkholis Petani Terbaik 2 Kabupaten Kutai Timur
Nurkholis, Petani Berprestasi Terbaik II  Kabupaten Kutai Timur 2017

Setiap kerja keras pasti akan berganjar hasil. Seperti apa yang dilakukan Nurkholis. Bapak dari dua orang anak ini sukses meraih predikat Petani Berprestasi Terbaik II Kabupaten Kutai Timur tahun 2017 berkat proses panjang inovasi menciptakan Pupuk Organik Cair (POC).

produksispot.blogspot.com - Saat perayaan Ulang Tahun ke-18 kabupaten Kutai Timur bulan Oktober 2017 lalu adalah saat membahagiakan. Tidak terkecuali untuk salah satu pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) bernama Pendidikan Mandiri. Betapa tidak. Melalui seorang pelopornya Nurkholis, predikat sebagai Petani Berprestasi se-Kutai Timur sukses diraih. Meski bukan terbaik pertama namun untuk menggapai prestasi inipun sungguh bukanlah hal yang mudah.

Pak Kholis - begitu sapaan akrab beliau - berhasil terpilih, berkat hasil inovasi dalam dunia cocok tanam lewat produk Pupuk Organik Cair (POC). Produk ini bermerek dagang Stepdhis. Sudah teruji dan akhirnya terbukti bermanfaat membantu petani.
POC Stepdhis
Pupuk Organik Cair Stepdhis
Penemuan penyubur tanaman organik cair ini setelah melalui proses yang panjang. Peracikan komposisi dan penggunaan alat yang tepat, pengujian pada tanaman hingga labotarium misalnya adalah contoh sebagian tahapan yang harus dijalani. Semua dilakukan bersama sejak awal dengan pendampingan sinergis LPB Pama Banua Etam, Yayasan Dharma Bakti Astra.

Nama Stepdhis untuk produk ini sendiri diilhami dari nama dua orang anak Nurkholis yaitu Stepen dan Dhista. Sebuah hasil usaha keras yang layak menjadi contoh bagi pelaku UKM di Kutai Timur.  Semoga juga bisa menginspirasi lahirnya berbagai produk berkualitas lainnya.
Piagam Penghargaan Petani Berprestasi Kutai Timur 2017
Piagam Penghargaan Petani Berprestasi 2017 dari Bupati Kutai Timur



Sumber : Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Pama Banua Etam, Yayasan Dharma Bakti Astra (YDBA)
Editor    : Agus Parawansa
Foto       : LPB Pama Banua Etam


Belajar Membumi Bersama Beriun

Ekspedisi ke puncak gunung Beriun
Penulis di puncak Gunung Beriun, Karangan, Kutai Timur, Kaltim

Merengkuh alam, menyatu dalam dekapannya. Menyibak berjuta keindahan guratan ciptaanNya. Merasakan dan menikmati indahnya ketinggian yang dipunya Gunung Beriun, betapa leganya. Terpuaskan di puncaknya. 


produksispot.blogspot.com
- Hari itu Sabtu, 28 Oktober 2017. Pemuda Karangan dan peserta ekspedisi Beriun mencapai puncak. Semuanya berjumlah 77 orang. Mewarisi semangat deklarasi pemuda 89 tahun yang lalu. Mencoba memaknai Sumpah Pemuda yang telah menyatukan anak bangsa dari berbagai daerah.

Sepanjang proses perjalanan. Lika liku berbagai rintangan. Dan juga harmoni senandung alam. Menemani setiap langkah. Menyadarkan tentang luasnya alam raya dan berbagai upaya yang ternyata penuh dengan keterbatasan.

Terima kasih Beriun. Atas pelajaranmu agar lebih membumi. Tentang dinamika alam yang begitu luas serta kemampuan diri ini yang sekali lagi, amat sangat terbatas.

Semoga momen ini bisa memberi semangat lebih kepada pemuda Karangan. Lebih menyadarkan, betapa pentingnya mengenal karakteristik alam tempat tinggal mereka. Semangat layaknya pekik Sumpah Pemuda 89 tahun lalu.

Always learn for down to earth. Di puncak Beriun, kecamatan Karangan, kabupaten Kutai Timur. Ekspedisi 28 Gunung Eiger untuk Sumpah Pemuda 28 Oktober 2017.
Puncak Beriun
Puncak Beriun, Karangan, Kutai Timur


Penulis    : Muhammad Ferdian Nuur
Adaptasi : Agus Parawansa