Do'a Dari Seorang Sahabat

Luasnya rahmatNya pada manusia

Do'a dari seorang sahabat yang begitu menggugah, mengingatkan. Didalamnya tercermin bagaimana seharusnya seorang hamba, menghambakan diri, sadar akan kelemahan dan ketidakberdayaan dihadapan sang pencipta. Sang maha pengatur semua hal. 


produksispot.blogspot.com - Saya terkesan dengan sebuah untaian do'a ini. Do'a yang intinya memohon pertolongan bisa jujur memandang diri sendiri. Tulus menyempurnakan muamalah seraya memohon dikuatkan dalam azam memperbaiki diri. Pentauhidan akan DIA yang maha berkuasa diatas segalanya.

___________________________________________________________________

Allahumma sholli'ala sayyiidina Muhammad, wa'ala 'aali sayyiidina Muhammad

Yang aku takut, hatiku kian mengeras dan sulit menerima nasehat namun sangat pandai menasehati.

Yang aku takut, aku merasa paling benar sehingga merendahkan yang lain.

Yang aku takut, egoku terlalu tinggi hingga merasa paling baik diantara yang lain.

Yang aku takut, aku lupa bercermin namun sibuk berprasangka buruk kepada yang lain.

Yang aku takut, ilmu akan membuatku menjadi sombong, memandang rendah yang berbeda denganku.

Yang aku takut, lidahku makin lincah membicarakan aib saudaraku namun lupa dengan aibku yang menggunung dan tak sanggup kubenahi.

Yang aku takut, aku hanya hebat dalam berkata namun buruk dalam bertindak.

Yang aku takut, aku hanya pintar dalam berdakwah namun sulit untuk mentaati.

Yang aku takut, aku hanya cerdas dalam mengkritik namun lemah dalam menginterospeksi diri sendiri.

Yang aku takut, aku membenci dosa orang lain namun saat aku sendiri berbuat dosa aku enggan membencinya.

Ya Allaah, ya tuhanku ...
Aku berlindung padaMu dari kelemahanku sendiri.

Lembutkanlah hatiku dan redam egoku.

Jauhkan aku dari sifat berbangga diri, hasad, iri dan dengki.

Yaa Allaah, yaa Robbi, sungguh aku memohon hidayah dan ampunanMu.

Bihaqqi nabiyyika wa habiibika wa rosuulika, sayyidina Muhammad.

Aamiin ya Robbal'aalamiin.

___________________________________________________________________


Oleh    : Irvan Maulana
Editor : Agus Parawansa


No comments:

Post a Comment