Salah Satu Penyebab Gagalnya Sign In ke Akun

Tampilan halaman dengan flickr versi mobile
Tampilan laman depan flickr versi mobile

Saat proses masuk (Sign In) ke akun sesekali kadang terkendala. Entah mungkin karena salah ketik atau karena lupa. Kelihatannya sepele, misalnya penulisan kata akhir alamat email. Ternyata ngaruh juga pada sukses atau gagalnya Sign In.


produksispot.blogspot.com - Saya mau bagi cerita dikit ni waktu saya sempat bingung mengakses akun saya di flickr. Salah satu situs penyedia foto untuk blog saya ini. Hehe...

Seperti biasa buka browser, ketik "flickr" dan langsung dikeluarin ama uncle Google. Klik, maka masuklah di laman pertama . Nah seperti biasa, dipojok kanan atas tu kan ada kotak yang didalamnya tertulis Sign In. Itulah akses ke laman kosong untuk memasukkan alamat email dan password akun kita. 

Kotak input email dan password flickr
Laman kotak pengisian email dan password akun flickr
Seperti biasa, supaya ngga lupa, saya selalu catat semua email dan password akun saya. Ya akun apa aja. Blogger, Youtube atau akun-akun medsos lainnya. Karena banyak maka saya merasa wajib punya catatan. Biar ngga lupa. Hehe...

Setelah buka catatan, seperti biasa saya masukinlah email, disusul passwordnya.  Tapi apa yang terjadi? Ternyata saya ngga bisa masuk gaesss !!!. Berkali-kali saya ketik ulang. Tapi tetap gagal. Bahkan sempat terfikir, apa iya saya salah nyatet. Soalnya begitu ngeklik kotak biru "masuk" selalu muncul keterangan merah yang intinya email dan password invalid. Alias ada yang ngga bener diinput datanya. Alhasil, saya jadi ngga bisa lanjut ke halaman utama. 

Berkali-kali saya cek, bener aja. Email dan password sudah sama dengan catatan. Tapi koq ditolak terus ya? Huhu....*mulai kesel dan bingung ...

Cek dan recek lagi sambil terus mengira-ngira dimana letak salahnya. Sampai akhirnya kurang lebih sejam kemudian (lumayan lama juga kaaan...) tiba-tiba saya teringat tulisan "... co.id"  diakhir alamat email. Di kotak isian sih saya tulis "... .com".

Atau mungkin gara-gara itu? Harusnya pake "co.id" tapi saya tulis "...com"?
Seperti hampir kehabisan akal untuk menyelidiki penyebab gagal masuk, timbullah ide nyoba mengganti akhiran alamat email saya dengan "... .co.id'.

Isian alamat email di sign in flickr
Isi alamat email untuk Sign In ke flickr
Lalu lanjut masukin password. Dan ternyata....eeeeh akhirnya. Berhasil  !!! *Huffffs...

"Oalaaah...cuman gara-gara itu to..." kata saya dalam hati sedikit ngga percaya. Ternyata nulis akhiran alamat emailnya yang keliru. Yang harusnya co.id saya tulis com. *Hadeeh, keliru gitu aja, mikirnya ampe sejam lebih. Wkwkwk...

Akhiran alamat email yang tertolak
Akhiran alamat email pake " ...com" ditolak
Nah sob, itulah pengalaman kecil saya tempo hari. Biarpun harus berkerut dahi karena bingung, tapi akhirnya lega juga. Masalahnya selesai dan akhirnya kembali bisa mengakses akun.

Mungkin sobat juga pernah mengalami hal serupa. Bagi saya sendiri, ini pengalaman pertama. Penulisan alamat email antara "...co.id" dan "...com" ternyata beda. Dan itu berpengaruh pada proses sign-in kita disebuah situs. Pastikan menulis data yang sama persis seperti waktu mendaftar. Termasuk akhiran alamat emailnya. Supaya ngga ditolak.

Oke dah. Sekian dulu tulisan singkat ini. Moga ada manfaatnya ya.

Wassalam.

Penyebab Hidup Terasa Berat

Luasnya langit. Ketinggian kemulyaanNya yang mustahil terjangkau



Keadaan serba susah itu ngga bahaya. Yang bahaya itu kalau salah menyikapi, karena kurang iman


produksispot.blogspot.com - Menganggap keadaan susah itu sesuatu yang "berat" memang manusiawi.Tapi ya harusnya bukan yang kelewat horor-horor gitu juga.
Mungkin kacamata kita aja yang lagi burem. Kita lupa pake kacamata yang lebih canggih. Yang bisa meneropong jauh lebih baik. Lebih detail, jelas dan tajam supaya penglihatan tetap cerah dan membahagiakan.

Kacamata yang bersih akan memandang segala masalah dari sisi terang. Dengan itu, batin bisa tetap adem,tenang menjalani. Meski lahir berkumbah keringat. Fikiran pun kadang kesemutan.

Lain halnya kalau kacamata berdebu yang jarang dilap. Ia kurang bisa ngeliat masalah dengan proporsional. Itu lah pangkal kesusahan. Karena sejatinya kesusahan itu ngga akan kerasa susah-susah amat juga kalau hatinya bersih.


Ngga ada yang salah dengan kenyataan atau realita yang "agak atau terkadang" susah. Kalau dengan keadaan itu diri kita jadi tambah banyak ingat DIA. Semakin pasrah dan menggantungkan harapan semata padaNya. Justru dari kesusahan kita jadi lebih rajin ibadah. Yang artinya membawa kebaikan. InsyaaAllaah.

Sekarang coba kita bandingin dengan kalau ngga dikasih susah. Memang kayanya asik. Tapi potensi bahayanya, hati dan fikiran malah jadi lalai. Sedikit aja ingatnya sama Allaah. Karena terbuai kenikmatan. Yang berarti, kan kerugian besar tu.

Jadi lebih untung yang mana? Keadaan susah bentar tapi seneng selamanya, atau seneng bentar lalu susah selamanya?

Maka, ada baiknya untuk tidak mudah buru-buru melempar desah keluh. Cuman gara-gara ditakdirkan ngerasain sedikit "celekit" dihati atau senut dikepala.

Lagi pula, fitrahnya setiap hati percaya, ngga mungkin anak SD disuruh menjawab soal ujian anak SMA? Artinya ujian itu diturunkan sudah presisi sesuai kemampuan. Ngga mungkin diluar batas.

Ragu? Yuk ngaji. Masing-masing kita belajar.  Mungkin kurang ta'lim.  Itu aja sih kalau saya.

Seperti kata seorang ulama tauhid yang cukup menohok batin kala mendengarnya.
"Berat ringan hidup ini sebenarnya bukan karena keadaannya. Tapi karena kuat lemahnya iman"

Makin tinggi iman maka ringanlah hidup.
Makin rendah iman maka beratlah hidup.

Wallaahua'lam.
Begitu dulu ya Sob. Moga bermanfaat. Wassalamu'alaikum

Gami. Kuliner Khas Bontang yang Bikin Nagih

Makan Gami di Bontang Kuala


Negeri kita Indonesia memang kaya. Salah satunya dengan kuliner khas setiap daerah. Kalau berkunjung ke Bontang Kaltim, jangan lupa coba menu Gami. Masakan sea-food segar. Disajikan diatas tempat panas dengan sambel wajib yang menyelimutinya. Bikin tambah. Uuuhaaa....pedessss tapi seger.


produksispot.blogspot.com - Kalau ke Bontang kenapa ya. Suasana hati berubah. Rasanya gimana gitu. Seneng.  Kalau menurut saya sih. Hehe...

Ooh, mungkin karena begitu masuk kotanya, jalan-jalan terlihat bersih. Taman kota dan median jalannya ditata asri. Bagus. Belum lagi mungkin hampir ngga ngerasa ke-debu-an kalau melintas dikota ini. Ciee..mungkin itu kali ya beberapa hal yang bikin Bontang itu selalu berkesan damai, tenang, sejuk.

Yah begitulah. Kota yang menyenangkan dengan satu yang kami juga suka. Apalagi kalau bukan karena kuliner khasnya bernama Gami. Eh, namanya ala-ala Jepang gitu ya. kalau baru denger, bisa-bisa disangka masakan Jepang beneran. Hihi...

Gami. Enak banget. Pertama kali diajak nyicipin langsung suka. Isinya sebenarnya simpel. Ikan atau udang atau cumi yang disambelin dan disajikan diatas cobek dalam keadaan yang masih "mendidih" alias puanas-puanas gitu. Hemmmm...

Bisa ngebayangin kan, gimana kalau masakan yang fresh from the oven kaya gitu langsung siap dilahap? Apalagi dari ikan,udang atau cumi yang seger. Nah itu tu yang bikin lidah ngga mau stop ngunyah. Lagi dan lagi. Karena emang lezat banget. Dagingnya lembut, manis.

Tapi, ada tapinya ni. Untuk yang mungkin lagi sariawan, saya sarankan pelan-pelan ya makannya. Soalnya Gami ini idealnya disajikan panas udah gitu dengan sambel lagi. Jadi lumayan "menantang" untuk yang sementara mulutnya lagi didera sariawan. Iya kan? Keadaan normal aja kadang meradang, apalagi ditambah melumat makanan yang pueedes. Wuiihh...penuh perjuangan dah pastinya... Hehe...

Nah sekarang tinggal dimana kalau kita beli ? Untuk sobat yang mungkin lagi berkunjung ke Bontang gampang koq nyarinya. Karena para penjual atau rumah makan hidangan Gami  ini terpusat di satu kawasan yang bernama Bontang Kuala. Kawasan perkampungan yang didominasi warga asal Sulawesi Selatan. Pemandangan dan keberadaannya khas. Soalnya berada diatas pesisir pantai. Jalan-jalannya terbuat dari ulin. Sudah sejak beberapa tahun silam dikenal warga hingga sekarang menjadi salah satu tempat wisata kuliner atau nongkrong yang cukup tersohor di Bontang. Bahkan Indonesia loh. Hihi... Relatif mudah kalau mau dikunjungi.

Sudah mulai banyak spot berfoto di Bontang Kuala.
Didepan pintu masuk areal wisata perkampungan Bontang Kuala.

Nah segini dulu aja sedikit cerita soal Gami. Kuliner khas kota Bontang Kalimantan Timur. Selamat mencoba kalau tertarik mau nyoba. Dan ngga harus ke Bontang dulu. Karena masakan ini juga sudah mulai banyak yang jual dibeberapa kota tetangga. Kalau yang saya tau di Samarinda ibukota propinsi Kaltim juga sudah banyak yang menyediakan menu Gami.

Terima kasih sudah membaca dan sampai ketemu diposting lainnya. Sukses dan berkah selalu untuk kita semua. Aamiin.

Wassalam