Hasil Rekaman Suara Yang Keren Cukup Pakai Hp

HAsil rekaman suara yang keren cukup pakai hp

Sekarang kalau mau merekam suara vocal simpel banget. Bahkan cukup dengan Hp android, hasilnya sudah ngga kalah sama hasil rekaman studio.

Hp zaman now sudah semakin canggih. Berbagai fitur yang ditanam ditawarkan semakin memudahkan pengguna memenuhi kebutuhannya. Begitu juga untuk keperluan kalau mau merekam suara atau vocal. Tinggal download aplikasinya di Play Store, mau gratisan atau berbayar. Pengguna dengan mudah mendapatkan hasil rekaman suara yang berkualitas bagus.

Salah satu aplikasi yang menurut saya sudah mumpuni sebagai aplikasi perekam dan pengedit rekaman suara yaitu Lexis Audio Editor. Bisa didownload gratis di playstore.

Kenapa saya bilang mumpuni ? Tidak lain karena fiturnya yang lumayan lengkap seperti halnya software audio editing yang dioperasikan lewat komputer. Semua itu sudah bisa menjawab kebutuhan dalam proses perekaman atau pengeditan rekaman suara hanya lewat smartphone. Mulai dari Noise Reduction, Normalize, Compressor, Equalizer dan lainnya tersemat dengan kemampuan proses yang cepat.

Aplikasi perekam suara Lexis Audio Editor

Ya. Memang tergantung juga dari kapasitas hp android yang digunakan. Tetapi dari segi kelengkapan fitur, aplikasi ini ngga ada salahnya kalau mau dicoba sebagai piranti perekam di smartphone sobat. Hehe ...

Biasanya pada aplikasi organik atau gratisan, pasti provider mengecualikan beberapa fasilitas yang hanya bisa digunakan jika pengguna mengalihkan penggunaannya menjadi pengguna berbayar. Jujur kalau di aplikasi ini juga begitu sih. Tapi cuma dalam 1 hal. Itupun bukan pada ketersediaan fiturnya. Fitur gratis dan berbayarnya sepengetahuan saya selama menggunakannya, mutlak sama ! *asik kan ?

Satu-satunya fitur yang tidak disertakan pada versi gratisnya adalah output format file audio mp3 yang tidak bisa digunakan waktu kita akan menyimpan audio hasil rekaman.

Satu-satunya fitur yang tidak disertakan pada versi gratisnya adalah output format file audio mp3 yang tidak bisa digunakan waktu kita akan menyimpan audio hasil rekaman. Kita baru bisa menyimpan file audio berformat mp3 kalau kita sudah berlangganan atau membeli aplikasi ini.

Format bawaan versi gratis Lexis Audio Editor ini adalah format wav, flac, m4a, aac, dan wma. Format-format audio yang rata-rata sudah tersemat pada fasilitas perekam bawaan android.

Fitur yang sudah lengkap walau versi gratis Lexis audio editor

Dengan minus penyimpanan file audio mp3 di versi gratisnya, aplikasi ini bisa dibilang tetap jadi pilihan yang tepat kalau sobat ngga mempermasalahkannya. Toh yang penting bagaimana aplikasi ini mampu bekerja cepat dengan fitur editing yang lengkap yang sudah ready to use meski masih di versi gratis.

... yang penting bagaimana aplikasi ini mampu bekerja cepat dengan fitur editing yang lengkap yang sudah ready to use meski masih di versi gratis.

Coba deh sobat cobain sendiri. Kalau sudah buka dan pakai aplikasi ini, baru sobat tahu apa yang sudah saya gambarkan di atas. Cara merekam yang mudah, tinggal edit dan simpan lalu nikmati hasil rekaman suara yang keren dan siap digunakan.

Good Luck. Salam sukses selalu.

Mau gambaran dengan tutorial menggunakan aplikasi ini ? Bisa simak video yang saya upload ke channel YouTube saya. Moga bisa manfaat membantu sobat yang membutuhkan. Terima kasih.



Tips Agar Hasil Rekaman Suara Tidak Overloud atau Pecah

tips agar hasil rekaman suara tidak overloud atau pecah


Mau tahu tips agar hasil rekaman suara tidak overloud atau pecah. Hal yang paling menjengkelkan waktu kita mengedit hasil rekaman. Kalau sudah pecah, aduh. Mau ngga mau ya harus take ulang. 

Kadang bisa saja terjadi hal yang diluar dugaan. Misalnya waktu selesai rekaman dan mengeditnya, ternyata hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Suaranya kedengaran pecah, suara yang pekak atau overloud.

Nah, sebelum hal "mengerikan" seperti itu terjadi, ngga ada salahnya yuk cari tahu, apa saja hal-hal yang harus kita perhatikan saat akan merekam suara. Supaya hasil yang didapat nanti tidak mengecewakan. Yang jelas akan terhindar dari hasil rekaman yang overloud atau pecah.

Persiapan yang harus dilakukan sebenarnya sih ngga susah susah amat. Tinggal kitanya aja sungguh-sungguh mau dapat hasil bagus atau ngga. Seperti :

1. Persiapkan script atau naskah dengan baik.

    Tuliskan semua kata yang akan diucapkan pembaca naskah atau dubber. Dengan naskah yang telah dipersiapkan maka paling tidak akan selain menjadikan apa yang diucapkan sepenuhnya dapat terukur juga manfaat lain seperti :

    Pertama, memungkinkan dubber berekpresi penuh. Intonasi (nada pengucapan) ataupun artikulasi (pengucapan huruf) nya menjadi lebih baik dan earcatchy. Dengan begitu suara narator akan terdengar lebih menyenangkan.

    Kedua, memungkinkan dubber maksimal menerapkan tehnik pernafasan. Kita tahu bahwa tanpa tehnik pernafasan yang baik, sulit rasanya dubber mengeluarkan karakter terbaiknya dalam membaca naskah.

Nah, paling tidak, itulah dua manfaat penting dari script atau naskah dalam proses pembuatan satu produk audio atau proses rekaman suara.

Tips agar hasil rekaman suara tidak overloud atau pecah

Selanjutnya yang harus diperhatikan saat mempersiapkan rekaman adalah :

2. Pergunakan tool atau alat perekam yang standart.

 Sebagus apapun sebenarnya kemampuan seorang dubber dalam berolah vocal mengisi suara kalau tanpa dukungan peralatan yang cukup, sayang sekali, hasilnya sangat bisa jadi akan kurang maksimal. Maka ada baiknya, ketersediaan alat perekam seperti mic standart perlu juga diperhatikan.

Gunakan mic dengan kemampuan bagus yang bisa kita dapatkan referensinya banyak di internet atau langsung pada provider yang kita percaya. Pada umumnya, ada beberapa jenis mic dengan karakteristik berbeda. Masing-masing punya fungsi atau kegunaan yang berbeda pula.

Berdasarkan arah penangkapan suaranya, ada mic yang berkarakter Omni-direction, Bi-direction dan Mono-direction (ada juga yang menyebutnya Cardio atau Cardioid). Ketiga karakter ini termasuk dalam jenis mic polar pattern. Yaitu mic yang mengkorversi gelombang suara menjadi suara berdasarkan arah asal suara.

Mic Omni-direction adalah mic yang maksimal menangkap gelombang suara dari segala arah atau dari sekelilingnya. Kalau mic yang Bi-direction fokusnya pada suara dari dua arah depan yang saling berhadapan. Sedangkan mic Mono-direction adalah mic yang fokus dan maksimal menangkap gelombang suara yang tepat berada didepannya. Type yang terakhir inilah yang lebih direkomendasikan dipilih menjadi mic untuk keperluan perekaman suara. Baik untuk penyiar, announcer, penyanyi atau dubber. Untuk hasil lebih maksimal, gunakan mic yang berkarakter mono-direction ini.

3.  Perhatikan tehnik micing.

Apa itu Micing ? Micing adalah tehnik menjaga jarak mulut ke mic saat merekam. Dengan micing yang baik akan efektif menghindarkan hasil suara yang overloud atau pecah.

Nah, demikian beberapa tips agar hasil rekaman suara tidak overloud atau pecah. Tak lupa saya ucapkan selamat mencoba.

Mohon maaf jika ada kekurangan atau kekeliruan dalam tulisan ini. Terima kasih sudah membaca dan semoga bermanfaat.

Video soal tips agar hasil rekaman suara tidak overloud atau pecah ini juga bisa sobat saksikan di channel YouTube saya di bawah ini :




Cara Saving File Audio mp3 menjadi wav di Cool Edit Pro

Cara Saving File audio mp3 menjadi wav di Cool Edit pro


Cara saving file audio mp3 menjadi wav di Cool Edit Pro. Caranya praktis dan gampang banget. Pasti sobat juga bisa melakukannya. 

produksispot.blogspot.com - Untuk sobat yang juga getol edit-edit audio tentu sudah akrab dengan berbagai format file audio. Mp3,wav dan lainnya.

Nah, terkadang pada satu project multimedia, misalnya kita ingin memasukkan file audio, mungkin ada software yang kita gunakan yang mengharuskan penggunaan file audio dengan format tertentu aja. Kalau pas file audio yang kita siapkan, ngga sama dengan format yang diinginkan maka mau ngga mau kan kita harus ngerubah tu. 

Pada kesempatan kali ini saya bagikan sekilas info bagaimana cara saving ataupun merubah data file audio menjadi format wav. Untuk yang pake software Cool Edit Pro, langkah-langkahnya sebagai berikut :

1. Jika kita sudah berada di mode Single Wave dan siap men-save audio, klik tab "file" dikanan atas layar kerja, pilih di menu turun "Save As". Kalau sudah, akan muncul kotak dialog "Save Waveform As" seperti biasa.

2. Beri nama file audio dikotak nama file

3. Lalu dibawah kotak penulisan nama ada kotak kedua "Save as Type". Akan tampak type format file asal (default) atau format audio terakhir yang kita lakukan. 

4. Kalau belum dalam format wav, maka tinggal klik kotak kecil berlogo segitiga kecil di ujung kotak untuk membuka format penyimpanan audio lainnya.

5. Begitu diklik, maka akan muncul menu pilihan turun berbagai jenis format audio. Tinggal pilih format wav seperti yang kita inginkan. Tempatnya biasa di bagian bawah yaitu yang Windows PCM (.wav).

6. Tinggal pilih Windows PCM (.wav) itu, lalu klik "Save".

Done ! Proses saving file audio sudah selesai. Gitu aja. Mudah kan ?

Oke sobat, sekian dulu sharing kali ini. Gambaran visual tentang artikel singkat ini seperti bisa sobat simak di video dibawah ini. 

Semoga bermanfaat.