Nilai Keberkahan Sebutir Nasi

Well rice

Mengucap syukur bukan hanya sekedar berdoa. Bukan pula sekedar melaksanakan formalitas ritual beragama. Tetapi syukur itu harus disertai sikap menghargai dan menghormati orang lain dalam kehidupan sehari-hari.


produksispot.blogspot.com -  Sejak kecil kita telah dididik untuk selalu berdoa dan mengucap syukur atas semua karunia rezki yang diberikan Tuhan kepada kita. Mengucap syukur bukan hanya sekedar berdoa. Bukan pula sekedar melaksanakan formalitas ritual beragama. Tetapi syukur itu harus disertai sikap menghargai dan menghormati orang lain dalam kehidupan sehari-hari.

Sebelum butiran nasi yang kita makan sehari-hari memuaskan dan mengenyangkan perut, betapa banyak kerja  dan kegiatan yang mendahuluinya. Bila kita menghargai arti sebutir nasi serta orang-orang yang menghasilkannya maka dasar pengertian  dan kebijaksanaan itu akan melahirkan sikap mental positif dalam kehidupan.

Doa dan syukur harus didasarkan pada perbuatan nyata dan pengertian yang benar mengenai apa yang kita lakukan. Jika setiap doa yang kita ajarkan kepada anak-anak kita disertai dengan pengertian kebijakan untuk menghargai segala usaha dan jerih payah orang lain serta tidak menyia-nyiakan rezki yang sedang kita nikmati, niscaya mereka kelak akan tumbuh menjadi orang-orang yang luhur budi pekertinya.

Maka ketika makan, jangan sisakan sebutir nasi dipiring.

Sukses selalu dan wassalam.


Pic : flickr.com


Jangan Takut Bermimpi

New invention

Jangan takut bermimpi. Karena berkat mimpilah banyak fasilitas yang mempermudah kehidupan bisa kita nikmati saat ini. Dengan izin dan kemurahanNya jua.


produksispot.blogspot.com - Mimpi atau cita-cita itu bisa menjaga semangat atau motivasi. Betapa hampanya jika hidup gersang dari mimpi atau cita-cita. Pada akhirnya mimpi itu akan dapat terwujud lewat kerja keras dan doa.

Karena mimpilah sebuah pesawat terbang tercipta. Karena mimpi yang baik pulalah kita bisa menikmati fasilitas kecanggihan komputer. Bukankah karena mimpi, akhirnya kita bisa berkomunikasi dengan telephon tanpa kabel ? Dan, masih banyak hasil "mimpi" lainnya yang melingkupi kepraktisan hidup kita saat ini.

Sebagai mahluk ciptaanNya, manusia dilengkapi dengan berbagai potensi positif untuk terus maju dan berkembang. Potensi besar itu harus sedemikian rupa mampu dimaksimalkan oleh yang bersangkutan. Termasuk diantaranya keberanian mencoba, keberanian berjuang, keberanian gagal serta terakhir keberanian sukses.

Disadari atau tidak, seringkali terjadi, penghambat kesuksesan seseorang bukan disebabkan karena kekurangan-kekurangan yang dimilikinya. Tetapi lebih karena tidak adanya cita-cita yang diyakini dengan kuat dan diperjuangkan dengan sikap pantang menyerah.

Oleh sebab itu hidupkan terus mimpi anda. Jangan pernah berkecil hati dalam menggapai mimpi. Walau harus menghadapi ejekan atau cemoohan orang lain, tetap positif dan kuatkan tekat bahwa kita mampu dan berhak untuk mendapatkan yang terbaik bagi kehidupan kita.

Sekian dan sukses selalu. Wassalam


Pic : flickr.com

Ini Alasan Mengapa Harus Waspadai Cicak

Cicak kecil

Rata-rata mungkin orang merasa jijik dengan cicak. Apalagi cicak yang masih kecil. "Uget-uget" dan bisa muncul dimana saja. Kalau mereka sempat menjamah makanan, waspadai sakit perut karena bakteri Escherichia Coli (E-Coli) bersarang ditubuhnya.


produksispot.blogspot.com - Memang menyebalkan. Pas lagi pake baju yang diambil dari gantungan di dinding pintu, lalu merasa ada bergerak-gerak lalu dipegang dan ternyata itu cicak, wah pasti langsung ngelunjak-lunjak ngga karuan melepas baju itu. Jijik soalnya.

Kita juga harus waspadai cicak jangan sampai menjamah makanan. Studi membuktikan bahwa tubuh cicak menjadi medium bakteri E-Coli yang dapat menimbulkan penyakit.

Belum lagi cicak yang kabarnya, kadang menjadi medium pengaruh jahat. Bangsa jin bisa menyerupa menjadi cicak. Jangan heran ketika ahli Ruqyah sedang membaca ayat suci Al-Qur'an untuk melalukan pengobatan secara syar'i pada seseorang, ada cicak terjatuh dan terlihat hangus.

Dari sisi lain agama Islam, terdapat beberapa hadits terkait soal cicak. Salah satunya hadits shahih riwayat Ibnu Majah bahwa dirinya menemui Aisyah r.a dan melihat rumah beliau terdapat tombak yang tergeletak. Diapun bertanya kepada Aisyah, " Wahai Ibu kaum mukminin apa yang engkau lakukan dengan tombak ini ?" Aisyah menjawab, " Kami baru saja membunuh cicak-cicak. Sesungguhnya Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam pernah memberi tahu kami bahwa tatkala Ibrahim a.s dilemparkan ke dalam api tak satupun binatang dibumi saat itu kecuali dia akan memadamkannya kecuali cicak yang meniup-niupkan apinya. Maka Rasulullaah memerintahkan untuk membunuhnya ".

Sekian dulu, sukses selalu.
Wassalam.


Pics : flickr.com