Becak Zaman Now Pak Juki

Angkutan becak. Keberadaannya sangat membantu. Terutama dipasar-pasar tradisional misalnya. Tapi yang ini beda. 

produksispot.blogspot.com - Kalau sekedar becak yang banyak. Bentuknya ya begitu. Tapi beda dengan yang satu ini. Ya. Saya sebutnya becak zaman now. 

Becak zaman now Pak Juki. Asik juga. Terlihat melintas petang hari disatu ruas jalan kota Samarinda. Penampakan itu membuat saya ingin ngeshoot. Sayang kalau terlewat begitu saja. Soalnya kenapa? 

Becak pak Juki Samarinda
Semangat Pak Juki Mengayuh Becaknya dibilangan Jalan A Yani Samarinda

Karena saya tertarik dengan bentuk becaknya yang lumayan lumayan unik. 

Dipoles dengan cat dan ditambahin asesoris. Dipasangin speaker untuk musik juga. Bikin perjalanan lebih bisa ternikmati pastinya. Utamanya untuk Pak Juki sendiri. 

Pak Juki dengan Becaknya yang unik
Pak Juki saat melintas di bilangan A Yani Samarinda

Kreatif. Itulah buah dari semangat pak Juki. Yang pergi pagi, pulang sore atau malam hari menjemput rezki.

Waktu saya sapa beliau, katanya dari mengantar barang dari pasar Segiri.

Semoga berkah rezkinya ya Pak. 

Aamiin... 

Hikmah Dibalik Wabah Virus Corona

Novel Coronavirus N Cov 2
Ilustrasi Coronavirus (by flickr - NIAID)

Wabah virus Corona akhir-akhir ini cukup merepotkan. Hampir semua sisi kehidupan terhambat. Dari sosial, olahraga bahkan bisnis. Kira-kira apa sih hikmah dibaliknya?

produksispot.blogspot.com - Secara umum, setiap kejadian itu pasti mengandung arti. Ada hikmah, pelajarannya. Terutama bagi kita manusia.

Dalam perkembangan kasus Virus Corona yang terjadi saat inipun, kalau kita mau sedikit tenang merenung, tetap ada poin positifnya.

Ah yang bener. Penyakit koq bermanfaat?

Naa ya kan? Saya katakan tadi kalau kita mau sedikit tenang merenung. Ngga cuman asal mikir. Mikirnya harus dengan hati dan fikiran yang jernih. Terbuka. Positif. Hehe...Kalau belum seperti itu, sulit memang menemukan hal baik dibalik "bencana" mendunia ini.

Oke. Langsung aja lah ya. Ini dia beberapa hal positif yang bisa diambil dari wabah Corona :

1. Diingatkan untuk membiasakan hidup bersih.
Membersihkan dan menyikat lantai
Ilustrasi bebersih lantai rumah
(by : flickr - www.bmstores.co.uk/)
Wajib cuci tangan sebelum dan sesudah makan atau bekerja. Cuci dengan sabun dan dibilas dengan air hingga bersih.

Selain kebersihan pribadi atau tempat tinggal, lingkungan sekitar juga harus lebih diperhatikan.

2. Diingatkan konsisten jalankan pola hidup sehat.
Pola sehat dengan makanan gizi berimbang
Ilustrasi Makanan minuman bergizi
(by : flickr - with wind)
Makan makanan gizi berimbang, cukup istirahat dan rajin olah raga. Hal itu akan sangat berpengaruh menjaga serta meningkatkan kualitas ketahanan (imunitas) tubuh. Imun kuat, penyakit enggan mendekat.

3. Diingatkan untuk berbicara hanya jika perlu.
Ngobrol dengan teman
Ilustrasi Berbincang dengan teman
(by : flickr - Andrey)
Berbeda dengan penyakit SARS, virus Corona dengan penyakit baru ini sangat mudah menular. Kalau SARS virus akan keluar saat penderita batuk, sedangkan sekarang, saat ngomong aja si virus sudah mencar kemana-mana. Terpercik serpihan air liur sudah cukup menjadi media penularan.

4. Dingatkan untuk mengurangi bergaul atau bikin acara ngumpul-ngumpul yang ngga begitu penting.
Belajar kelompok
Ilustrasi kegiatan bersama teman
(by : flickr - Shiela Tostes)
Kumpulan bareng orang disatu tempat sangat disarankan untuk dihindari. Karena cara penyebaran Corona yang begitu mudah (Seperti pada poin 3). Hikmah ini untuk pola pergaulan zaman now yang cenderung kebablasan. Serba bebas. Hampir ngga lagi mengenal batas. Makanya diingetin.

5. Diingatkan untuk lebih akrab dan intens berinteraksi bersama anggota keluarga.
Berkumpul bersama keluarga
Ilustrasi berkumpul bersama keluarga
(by : flickr - Martin Thomas)
Self Isolation atau karantina mandiri yang disarankan sekarang juga bermanfaat merekatkan kembali interaksi sesama anggota keluarga. Mungkin saja karena kesibukan masing-masing anak sama ortu aja jarang bicara satu sama lain. Istri suami renggang. Sesama saudara apalagi. Jarang saling sapa. Aneh memang. Tapi itu nyata dalam keseharian sebagian masyarakat modern.

Nah, itu baru 5 hal positif yang bisa ditangkap dengan jelas seiring perkembangan pencegahan wabah virus Corona. Sudah pasti sobat juga bisa menangkap hikmah lain karena masih banyak hal positif kalau mau ditelaah lebih jauh.

Maaf jika asumsi atau pendapat saya ini mungkin ada yang kurang sesuai dengan pendapat sobat. Tapi itulah yang saya ketahui berdasar info berbagai sumber. Saya rangkumkan diartikel sederhana ini.

Semoga Allaah senantiasa memberi kita kekuatan berada dijalan yang baik, dengan hati dan fikiran yang baik agar dipertemukan, tetap didekatkan dengan orang dan takdir terbaik pula. Aamiin.

Hanya DIA penguasa segalanya, Maha berkehendak. Maha pengasih dan penyayang.

Akhirnya, terima kasih sudah berkenan membaca ya Sob. Sekian dulu.

Wassalam.

Banyak yang Belum Tahu Rahasia Buah Ceri (Kersen)

Manfaat buah Ceri
Ilustrasi Buah Ceri (Kersen) (by : flickr)

Mungkin banyak yang masih belum  tahu rahasia dibalik buah imut dan terlihat simpel yang disebut Ceri atau Kersen ini.

produksispot.blogspot.com - Ternyata rahasia buah Ceri itu dahsyat meen. Hehe... Ngga nyangka, buah yang pohonnya banyak tumbuh disekitar kita ini mengandung beragam zat bermanfaat bagi kesehatan.

Selain rasanya yang manis, buah yang biasanya digemari anak-anak ini memiliki komposisi beragam. Setiap 100 gram buah Ceri mengandung : air, lemak, protein, forpor, kalsium, serat, zat besi, karotin, vitamin C, vitamin B1, Riboflavin dan Niacin.
Pohon buah Ceri atau Kersen
Ilustrasi buah Ceri (Kersen) dipohonnya
(By : flickr - Nelindah)
Jadi ngga diragukan lagi manfaat yang bisa didapat kalau kita mengkonsumsinya. Diantaranya :

- Sebagai antiseptik atau anti bakteri
- Anti radang (inflamasi)
- Membantu kerja organ pencernaan karena sifatnya yang antipasmodik.
- Meringankan gejala sakit kepala.
- Meringankan gejala flu atau pilek.
- Bahkan juga bisa sebagai anti Diabetes.

Nah luar biasa kan? Ternyata buah kecil yang satu ini juga bisa dimanfaatkan sebagai sumber penambah nutrisi yang baik untuk menjaga atau membantu terapi penyembuhan penyakit.

Asalkan perlu diingat waktu kita hendak memakannya, pastikan mencuci tangan dan bersihkan buah terlebih dahulu. Agar terhindar dari sakit perut/diare karena kuman. Konsumsi juga secara proporsional, tidak berlebihan.

Sekian dulu artikel sederhana tentang rahasia buah Ceri (Kersen) ini. Semoga bermanfaat dan mari galakkan obat-obatan alami.

Terima kasih sudah berkenan membaca dan Wassalam.